Era Industri 4.0 Butuh Generasi Muda Kreatif dan Adaptif, Airlangga: Harus Terus Dikembangkan

- Selasa, 16 November 2021 | 06:45 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (ekon.go.id)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Memasuki era industri 4.0 dibutuhkan generasi muda dengan karakteristik yang kreatif, adaptif, dan inovatif.

"Karakteristik anak muda yang kreatif, adaptif, dan inovatif harus terus dikembangkan agar dapat berdaya saing memasuki revolusi industri 4.0 dan ekonomi digital," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menko Airlangga mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam membangun perekonomian nasional.

Mayoritas penduduk Indonesia adalah generasi Z yang berusia 8 sampai dengan 23 tahun dengan porsi sebesar 27,94 persen dari total populasi yang memiliki tingkat adopsi digital dan pemahaman di bidang keuangan yang tinggi.

Baca Juga: Tak Patok Target di Kejurnas Slalom 2021, CIT Siap Gaspol di 2022

Indonesia diperkirakan akan membutuhkan talenta digital sebanyak 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan.

Selain itu, pekerja dengan keterampilan digital berpotensi memberikan kontribusi senilai Rp 4.434 triliun untuk PDB Indonesia tahun 2030 atau sebesar 16 persen dari total PDB.

"Besarnya nilai-nilai tersebut, harus dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas," ujarnya.

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan pada tahun 2030, Indonesia diproyeksikan akan memasuki bonus demografi dengan angkatan kerja produktif mencapai 64 persen dari total penduduk.

Baca Juga: Nangka, Buah Eksotis Kaya Manfaat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X