Kadispar dan Pelaku Pariwisata Harapkan Munas Kadin Tetap Digelar di Bali

- Sabtu, 29 Mei 2021 | 17:50 WIB
Foto Antara
Foto Antara

BALI, suaramerdeka.com - Musyawarah nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang rencananya akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 2 hingga 4 Juni 2021 diundur. 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa mengharapkan penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ke-VIII tetap dilaksanakan di Bali.

"Kalau kami berharap mudah-mudahan bisa diselenggarakan di Bali, karena bagi dunia pariwisata kan yang terpenting adalah market atau ada demand. Kalau jadi di Bali kan rencananya 2 ribu peserta itu akan memberikan optimisme kepada insan-insan pariwisata kita," katanya, Jumat, 28 Mei 2021. 

Menurutnya dengan adanya peserta yang mencapai ribuan orang akan bisa mengisi tingkat okupansi hotel yang selama pandemi turun. 

"Pastilah sangat menyayangkan karena kita kan yang paling terpuruk. Apalagi Bali selain memiliki tempat yang memadai dan juga berpengalaman, kegiatan itu akan memberikan optimisme," imbuhnya.

Salah satu pelaku pariwisata Bali, Gede Dananjaya Siadja menyampaikan kehadiran Munas Kadin di Bali dan kehadiran seluruh pengusaha Indonesia yang menjadi peserta Munas itu akan menambah okupansi hotel di Bali, menambah penggunaan transportasi (sewa mobil) di Bali.

"Okupansi hotel mau tidak mau akan meningkat dengan kehadiran mereka pada Munas Kadin nanti. Saya harapkan Munas Kadin berjalan dengan baik dan membawa keluarganya juga. Jadi Bapak nya ikut Munas, keluarganya jalan-jalan itu akan menambah income masyarakat di Bali," ungkapnya.

Nyoman Suharta salah satu pelaku pariwisata Bali lainnya tetap berharap jika pelaksanaan Munas Kadin dilakukan di Pulau Dewata. Ia menyayangkan jika Munas Kadin dipindah atau batal diadakan di Bali. 

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yakin kepada teman-teman Kadin bahwa mereka ingin turut membantu kepulihan pariwisata Bali yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.

Ia pun mengimbau jangan berspekulasi dan menunggu keputusan akhir. 

"Saya sangat yakin teman-teman Kadin juga ingin berjuang untuk kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali. Kita juga ingin membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan di Bali," ungkapnya. 

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

X