Satpol PP Siaga Antisipasi Peziarah di TPU Bergota, Cegah Klaster Pemakaman

- Senin, 10 Mei 2021 | 19:12 WIB
Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)
Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Satpol PP Kota Semarang akan bersiaga dalam rangka mencegah dan memecah agar tidak terjadi kerumunan pada saat para peziarah berkunjung ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi agar jangan sampai muncul klaster pemakaman usai ziarah di TPU Bergota yang memang seringkali dipadati pengunjung.

Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengatakan, penyiagaan anggotanya akan dilaksanakan setelah shalat Idul Fitri hingga H+3. Ziarah kubur menjelang Ramadan maupun saat Idul Fitri, kata dia, selama ini memang telah menjadi tradisi bagi masyarakat. Hanya saja, kegiatan masyarakat saat pandemi memang dibatasi guna mencegah penyebaran penularan virus Covid-19.

Baca Juga: Satpol PP Kota Semarang Akan Kawal Peziarah Kubur Saat Idul Fitri

''Kami hanya fokus pada pengawalan ziarah kubur di TPU Bergota saja, yang selama ini memang dikenal sebagai pemakaman terbesar di Kota Semarang. Saat lebaran, peziarah biasanya ramai datang ke tempat tersebut. Jadi, anggota Satpol PP nantinya berusaha mencegah agar jangan sampai terjadi kerumunan pada saat ziarah kubur,'' ujar dia, Senin (10/5).

Menurut Fajar, pihaknya akan mengerahkan tiga regu di setiap pintu masuk menuju area pemakaman Bergota. Seperti pintu masuk di dekat Pasar Kembang Randusari di Jalan Kyai Saleh, di samping RSUP DR Karyadi yang mengarah ke Jalan Menteri Supeno, dan depan Polrestabes Semarang.

''Kami menyadari bahwa ziarah kubur dilakukan untuk menunjukan bakti anak kepada orangtuanya, pasangan hidup, maupun kerabatnya yang telah meninggal. Namun, kami turut mengimbau agar proses ziarah hendaknya tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,'' ungkap dia.

Pihaknya sekali menegaskan bahwa keberadaan anggota Satpol PP bukan untuk melarang ziarah kubur, tetapi lebih kepada mengimbau agar pelaksanaannya jangan sampai terjadi kerumunan ramai. Akibat berduyun-duyun datang ke TPU Bergota. Selain itu, lanjut Fajar, petugas Sarpol PP juga akan dikerahkan untuk berkeliling atau berpatroli ke sejumlah TPU lainnya di Kota Semarang, guna memantau situasi dan kondisi yang ada.

''Jadi, kami mengingatkan agar peziarah tetap mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak. Selain itu, diminta agar ziarah keluarga besar hendaknya bisa dibagi dan diatur dalam beberapa tahap. Misalnya saja, datang di hari yang berbeda-beda dengan jumlah terbatas. Untuk mencegah agar tidak berdesak-desakan di area pemakaman,'' terang Fajar.

Editor: Maya

Terkini

KPR Danamon Raih Properti Indonesia Award 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:12 WIB

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB
X