Kondisi Darurat, Faskes Wajib Layani Peserta JKN-KIS

- Senin, 10 Mei 2021 | 11:30 WIB
(suaramerdeka.com/dok)
(suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dalam keadaaan kegawatdaruratan medis, kata Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Lily Kresnowati, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberi pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS. Mekanisme penjaminan dan prosedur pelayanan pasien gawat darurat Peserta JKN-KIS sesuai ketentuan berlaku.

"Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta," kata Lily dalam siaran pers, Senin, 10 Mei 2021.

Dikatakan, selama libur lebaran untuk pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) ketentuan tetap mengacu pada kebijakan pelayanan Kesehatan di FKTP selama masa pencegahan Covid-19. Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal 7 hari sebelum persediaan obatnya habis.

Begitu pula dengan pelayanan obat penyakit kronis di rumah sakit dan obat kemoterapi oral bagi peserta JKN, tetap mengacu pada ketentuan teknis selama masa pencegahan Covid-19.

"Namun, apabila jadwal pengambilan obat penyakit kronis di rumah sakit dan obat kemoterapi oral jatuh pada masa libur lebaran atau poli spesialis/sub spesialis hanya buka 1 kali dalam seminggu, maka jadwal pengambilan obat dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal 7 hari sebelum persediaan obatnya habis," jelasnya.

Lebih lanjut Lily mengatakan, peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir menjelang masa libur lebaran 12-14 Mei 2021, sebab peserta tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Dia memastikan, peserta tidak akan terhambat dalam mengakses layanan kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Peserta JKN-KIS dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP di tempat peserta terdaftar.

Apabila FKTP terdaftar tidak beroperasi saat itu, maka peserta bisa memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP terdekat yang membuka pelayanan kesehatan. "Data FKTP yang beroperasi dapat diakses melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” kata Lily.

Selain itu, kata dia, dalam mendukung pencegahan penularan covid-19 pelayanan kontak tidak langsung (telekonsultasi) tetap menjadi prioritas. FKTP memberi konsultasi sesuai keluhan peserta, dan memberi rekomendasi sesuai kebutuhan peserta.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X