Larangan Mudik, KA Tujuan Yogyakarta Paling Diminati

- Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:10 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT KAI (Persero) mencatat, bahwa semenjak pelarangan mudik Lebaran diberlakukan, Yogyakarta menjadi salah satu kota yang paling banyak dituju pelaku perjalanan mendesak.

Jubir PT KAI Pusat, Joni Martinus tak merinci porsi masyarakat yang turun di Kota Gudeg itu. Selain Yogyakarta, pergerakan penumpang dari dan ke Surabaya juga terpantau mendominasi.

"Rute yang paling banyak digunakan oleh orang-orang yang dikecualikan untuk naik KA Jarak Jauh tersebut adalah Jakarta - Yogyakarta, Jakarta - Surabaya, dan Surabaya - Jakarta," katanya saat dihubungi.

Baca Juga: KA Jarak Jauh Tetap Beroperasi, Khusus Perjalanan Mendesak dan Kepentingan Non Mudik

Baca Juga: Hari Pertama Larangan Mudik, KA Pasundan Lebaran Tak Sepenuhnya Sepi

Hingga Sabtu (8/5), total jumlah masyarakat yang menggunakan perjalanan KA dengan ketentuan khusus itu sedikitnya mencapai 11.196 orang. Selama masa larangan pulang kampung itu, operator plat merah itu menjalankan 19 KA jarak jauh.

Dari data tersebut, trennya, semenjak pemberlakuan larangan mudik dilakukan pada Kamis lalu, menunjukan peningkatan. Pada hari pertama, penumpang yang lolos kriteria mencapai 2.852 orang.

Kemudian pada hari berikutnya, masyarakat yang bisa dapat kursi di kabin kereta sebanyak 3.860 orang. Hingga Sabtu pagi, sekitar Pukul 09.00 Wib, kondisinya merayap ke angka 4.484 penumpang. Kapasitas angkut sendiri total mencapai 16.552 seat perhari.

Baca Juga: Volume Penumpang KA Jelang Larangan Mudik Belum Menggeliat

"Untuk Sabtu ini, hingga Pukul 09.00, tiket yang sudah terjual sebanyak 4.484 tiket. Jadi keterisiannya sekitar 27 persen dari kapasitas yang kita sediakan," kata mantan Humas Daop 2 Bandung itu.

Joni Martinus menyatakan bahwa tak semua masyarakat yang berpergian lolos dari pemeriksaan berkas. Dia mencontohkan perjalanan Jumat kemarin. Petugasnya menemukan 275 calon penumpang yang tidak melengkapi berkas-berkas persyaratan naik KA Jarak Jauh.

Baca Juga: Perjalanan Non Mudik Wajib Sertakan Syarat Ini

Dari jumlah tersebut, sebanyak 218 orang tidak membawa surat izin perjalanan dari pimpinan dan perusahaan serta  57 orang tidak membawa surat bebas Covid-19 yang masih berlaku.

Masa peniadaan mudik Lebaran itu berlangsung pada 6-17 Mei 2021. KAI total mengoperasikan 10 perjalanan pulang pergi KA Jarak Jauh Komersial dan 28 perjalanan KA Jarak Jauh PSO. "Pengoperasian 39 KA Pp ini untuk melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah, bukan untuk kepentingan mudik," katanya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X