Pasar Murah di Pemalang Jual 4.500 Paket Sembako

Achmad Rifki
- Kamis, 6 Mei 2021 | 21:00 WIB
Warga membeli paket lebaran yang dijual TP PKK dalam pasar murah Kabupaten Pemalang di Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring.
Warga membeli paket lebaran yang dijual TP PKK dalam pasar murah Kabupaten Pemalang di Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring.

PEMALANG.Suaramerdeka.com - Pasar murah di Kabupaten Pemalang digelar dengan menjual sekitar 4.500 paket sembilan bahan pokok (sembako). Pasar murah dibuka secara simbolis oleh Wakil Bupati Pemalang, Mansur Hidayat di GOR Desa Saradan Kecamatan Pemalang.

Meski pasar murah namun dalam penjualan sembako dilaksanakan secara protokol kesehatan."Pasar murah ini diselenggarakan oleh dinas terkait antara lain Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UMKM Perindag), Dinas Pertanian (Dinpertan) dan Pemberdayaan Kesehteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Pemalang,"kata Wakil Bupati Pemalang, kemarin.

Kepala Dinkop UMKM Perindag Hepy Priyanto melalui Kabid Perdagangan Eliyah Puspa Purwanti mengatakan pasar murah menyambut Lebaran 2021 ini diselenggarakan di empat desa di dua kecamatan."Antara lain di Kecamatan Pemalang ada dua desa, Saradan dan Bojongbata dan Kcamatan Warungpring di Desa Warungpring dan Mereng,"kata Eliyah.

Adapun sembako yang dijual di Desa Saradan sebanyak 600 paket dan Kelurahan Bojongbata 1.000 paket sembako. Kemudian di Kecamatan Warungpring di Desa Warungpring dijual 1.500 paket dan Desa Mereng 900 total. Dari Dinkop UMKM Perindag lanjut dia menjual sebanyak  4.000 paket.

Paket sembako tersebut berisi dua kilogram (Kg) beras premium gula sebanyak satu kg, minyak sayur satu liter sehingga seluruhya senilai Rp 52 ribu. Paket sembako seharga tersebut mendapatkan dana subsidi sebanyak Rp 25.000/paket sehingga dijual ke masyarakat tidak mampu hanya Rp 27 ribu.

Dalam pasar tersebut Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang dipimpin oleh Santi Rosalia Mansur ikut menjual paket. Paket yang dijual PKK terdiri atas dua kaleng roti dan satu sirup dijual Rp 30 ribu lantaran mendapatkan subsidi Rp 20.000.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Pemalang Muntohir melalui Kasi Produksi Pangan dan Hortikultura Slamet Edi Riyanto mengatakan Dinas Pertanian dalam pasar murah menjual sembako sebanyak 400 paket. "Paket sembako dijual seharga Rp 50 ribu meskipun harga sesungguhnya Rp 80.000 lantaran mendapatkan dana subsidi Rp 30.00,"kata Slamet.

Paket yang dijual Dispertan ini terdiri atas beras 2,5 kg, gula 0,5 kg, telur  satu kg, bawang merah 1/4 kg, bawang putih 1/4 kg, cabe 1/4 kg dan kemiri satu ons.(K40)

Editor: Achmad Rifki

Terkini

X