Hendi Dukung Produk Lokal Semarang Bisa Naik Daun

- Rabu, 5 Mei 2021 | 21:45 WIB
(suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)
(suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Para pelaku ekonomi kreatif di Kota Semarang membuat even bertajuk ''Semarang Local Market (Selamat)'', yang digelar mulai dari 3 - 9 Mei 2021 sejak pukul 15.00 sampai 23.00 WIB. Keberadaan event ini mendapat dukungan dari Pemkot Semarang yang berkeinginan produk lokal di Kota Lumpia bisa naik daun dan laku di pasar. Kemudian diharapkan, event tersebut bisa menjadi pusat pasar bagi produk-produk lokal (local brand market) di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengharapkan, event-event seperti itu tidak hanya bersifat sementara dan berlangsung sekali saja. Menurutnya, anak-anak muda memang perlu dibuatkan tempat-tempat agar bisa menunjukkan kreasi mereka. Baik dari sisi musiknya maupun karya-karya lainnya. Jika berlangsung rutin, dimungkinkan anak-anak muda bisa melihat pasar, karena menjadi tahu produk-produk seperti apa yang dibutuhkan di pasar.

''Kami sampaikan kepada panitia tadi, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan atau berkesinambungan. Kami pasti mendukung hal-hal yang bertujuan untuk kemajuan ekonomi lokal Semarang,'' papar dia, di sela-sela acara Selamat 2021, di Atrium Hall lantai 1 MG Setos, Rabu, 5 Mei 2021.

Hendi turut menambahkan, pihaknya bisa dan siap membuka jalur komunikasi serta koordinasi jika menemui kendala-kendala. Mulai dari persoalan permodalan, pelatihan, hingga manajemen. Bahkan kalau seandainya berbicara dari sisi pajaknya yang dirasa memberatkan maka dapat diberikan keringanan, melalui komunikasi yang baik. Tak hanya menggerakkan ekonomi kreatif, ungkap Hendi, even promosi seperti ini juga turut menggerakkan penyedia jasa tempat dan hotel bisa menyelenggarakan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE)) setelah terdampak pandemi.

''Harapannya, semua sektor mendapatkan manfaatnya. Hal yang terpenting, produk lokalnya bisa naik daun, laku, dan anak-anak mudanya bisa memperoleh pendapatan, maka itu pasti bisa menaikkan ekonomi di Kota Semarang,'' papar dia.

Keberadaan even yang mengusung produk-produk lokal Semarangan itu, bertujuan untuk bisa menaikan kelasnya di pasar. Acara Selamat 2021, setidaknya diikuti 30 komunitas barang bekas (thrifting), 10 tenant kuliner, empat pelaku usaha merk lokal, 10 produk kerajinan tangan (handycraft), serta dimeriahkan 27 musisi lokal Kota Semarang. Peserta yang terlibat betul-betul harus mengeluarkan karyanya sendiri, atau setidaknya memiliki karya yang ditunjukkan dari portofolio mereka.

''Kami berharap event Selamat bakal menjadi pelopor bagi pasar offline pertama di Semarang yang menampilkan produk pasar lokal Semarang. Ini akan mendorong orang untuk mengunjungi tempat. Bila orang berkunjung ke sebuh lokasi menggunakan transportasi umum, maka supirnya mendapatkan pendapatan. Kalau pakai motor sendiri dan parkir, tentu otomatis tukang parkir dapat pendapatan," ujar Anantyo Seto dari Makarya EO selaku penyelenggara SELAMAT 2021.

Sementara itu, General Manager Hotel & Office Building MG Setos Semarang, Wuryanto mengaku sangat senang bisa berkolaborasi dengan Mahakarya EO untuk menggelar even tersebut. Dikatakan, even Selamat 2021 bisa menjadi tumpuan bagi industri ekonomi kreatif untuk tumbuh. Tak hanya itu, even ini juga menjadi keistimewaan tersendiri karena bisa ada di tempat sekelas hotel.

''Kami memang telah siap, jika tempat kami digunakan untuk pasar offline tersebut. Selain bagi tamu hotel, pengunjung juga bisa hadir di sini,'' jelas Wuryanto.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X