Digandeng Kemenhub, Len Bangun Pusat Kendali Operasi KA

- Selasa, 4 Mei 2021 | 17:00 WIB
suaramerdeka.com/Setiady Dwi
suaramerdeka.com/Setiady Dwi

BANDUNG, suaramerdeka.com - Len Industri sedikitnya sudah membangun 9 pusat kendali pengoperasian kereta api (operation control centre) di 9 daerah operasi dan KA perkotaan. OCC sendiri berfungsi menyupervisi seluruh pergerakan kereta dan kesesuaian jadwal kereta.

"Delapan lainnya sudah rampung, satu lagi masih dalam pembangunan untuk lintas Daop VI Yogyakarta," kata Direktur Strategi Bisnis dan Portofolio PT Len Industri, Linus Andor MS dalam keterangannya, Selasa (4/5).

Baca Juga: 19 Kereta Api Beroperasi Pada 6-17 Mei, Joni: Bukan untuk Mudik

OCC lainnya sudah beroperasi untuk menunjang operasional LRT Jakarta, LRT Sumatera Selatan, Skytrain Bandara Soekarno-Hatta, Daop 1 Jakarta (Manggarai), Daop 4 Semarang, Daop 5 Purwokerto, Daop 8 Surabaya, dan Daop 7 Madiun.

Baca Juga: Jaga Kebaruan Teknologi, Len Siapkan Laju Kereta Tanpa Masinis

Proyek tersebut tak terlepas dari kerjasama dari BUMN strategis itu dengan Kementerian Perhubungan dalam rangka menghadirkan sistem persinyalan kereta maupun OCC di Indonesia. Untuk keperluan itu, mereka menggunakan SiLVue.

Perangkat tersebut merupakan sebuah sistem yang terdiri dari software dan hardware yang memungkinkan operator perkeretaapian memantau, mengontrol, mengumpulkan, dan memproses data secara real-time dari aktivitas  perkeretaapian.

Bahkan, dalam operasionalnya, sistem itu dapat melakukan pengendalian jarak jauh seluruh perangkat fasilitas di sebuah stasiun, dan juga memberikan peringatan atas anomali di stasiun tersebut.

Tak hanya itu, dalam bagian optimalisasi kualitas layanan dalam pengoperasian perkeretaapian, perangkat memungkinkan untuk mengotomatiskan tugas pengelolaan operator, meminimalkan penundaan, dan meningkatkan kapasitas lalu lintas.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X