KA Jarak Jauh Tetap Beroperasi, Khusus Perjalanan Mendesak dan Kepentingan Non Mudik

- Selasa, 4 Mei 2021 | 12:45 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Selama masa peniadaan atau larangan mudik Lebaran 2021, 6 - 17 Mei 2021, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tetap mengoperasikan kereta api jarak jauh. Kereta ini menurut Executive Vice President 4 Semarang Wisnu Pramudyo, dioperasikan hanya bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik sesuai SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

"Hal itu juga sesuai dalam Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021," kata Wisnu di Semarang, Senin (3/5/2021) kemarin.

Ia melanjutkan, PT KAI menjalankan KA jarak jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik lebaran.

"Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang," tambahnya.

Masyarakat yang diperbolehkan menggunakan kereta api adalah pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik, yaitu untuk bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, dan kepentingan non mudik tertentu lainnya yang dilengkapi surat keterangan dari kepala desa/lurah setempat.

Baca Juga: Daop VI Kembali Operasikan KA Bandara dan KA Jarak Jauh

Bagi pegawai instansi pemerintahan/ASN/BUMN/BUMD/prajurit TNI/anggota Polri, syaratnya adalah wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik pejabat setingkat Eselon II, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Adapun bagi pegawai swasta, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari pimpinan perusahaan. Sedangkan bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Surat izin perjalanan tertulis bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik berlaku secara individual, untuk satu kali perjalanan pergi-pulang, serta bersifat wajib bagi pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun ke atas.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X