Menkop Dukung ISYEF Majukan Usaha Pemuda dari Masjid

- Rabu, 5 Mei 2021 | 11:48 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dalam rangka perayaan ulang tahun yang ketiga, Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) menggelar talk show di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Mengangkat tema “Inspirasi Usaha Pemuda dari Masjid”, talk show ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara Ramadan Bersama MES yang diselenggarakan selama empat hari di empat masjid yang berbeda.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai Keynote Speaker; Atras Mafazi, Ketua Umum ISYEF; serta narasumber Akmal Mufrizal, CEO Zada; Rachmat Anggara, CMO Qasir.id; dan Aghnia Banat, Ketua Program ISYEFPreneur yang memberikan pemaparan terkait Inspirasi Usaha Pemuda dari Masjid serta Andi Ashadi, Sekretaris Jenderal ISYEF selaku moderator.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dalam keynote speech mengapresiasi Dewan Masjid Indonesia yang sudah membentuk organisasi otonom seperti ISYEF. Menyambut baik inisiatif ISYEF yang telah digalakkan selama tiga tahun ini,

“Proficiat kepada ISYEF yang telah menginjak usia ke-3 tahun ini. Masjid seharusnya menjadi showcase untuk business matching antara konsumen dengan produsen. Bicara UMKM, kita harus melakukan pendekatan inkubasi untuk memastikan usaha yang penuh inovasi dan teknologi sebagai ciri khas anak muda. Kita jadikan mosquepreneur.” Selain UMKM berbasis masjid, Teten juga menyampaikan bahwa industri Muslim Fashion juga memiliki potensi yang sangat menjanjikan dengan besarnya pasar Indonesia serta negara-negara tetangga lainnya. “Indonesia harus menjadi kiblat Muslim Fashion dunia,” tukasnya.

Atras Mafazi, Ketua Umum ISYEF menyampaikan dalam kata sambutannya ucapan syukur yang tiada tara atas perjalanan ISYEF selama tiga tahun ini. “Pertama-tama, atas nama keluarga besar ISYEF, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Teten Masduki sebagai Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang berkenan hadir di tengah-tengah kita. Dari awal didirikan, ISYEF selalu percaya pada potensi usaha berbasis masjid. Sebagai contoh, ada ISYEF Point di Masjid Cut Meutia, dan ISYEFPreneur sebagai pemberdayaan UMKM berbasis masjid. Dengan ekonomi berbasis masjid yang semakin produktif, Insya Allah ekonomi umat pun akan semakin makmur dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan baik ini, bersama Teten Masduki, ISYEF juga meluncuran ISYEF Farm. ISYEF Farm adalah sebuah program pemberdayaan ekonomi masjid melalui peternakan sapi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengurus masjid dan masyarakat sekitarnya. ISYEF Farm merupakan adaptasi bagi umat di pedesaan yang memiliki karakteristik berbeda dengan umat urban. Saat ini, ISYEF Farm berlokasi di Masjid Al-Mujahidin Gunung Kidul Yogyakarta dan akan terus menambah lokasi-lokasi lainnya di hari depan.

Sebagai penutup acara, partisipan yang hadir melakukan acara buka bersama dengan sistem menukarkan kupon buka puasa. Kupon persembahkan ISYEF ini dapat ditukarkan dengan berbagai produk makanan dan minuman dari UMKM di sekitar Masjid Agung Sunda Kelapa. Hal ini merupakan salah satu tindakan konkrit ISYEF dalam memakmurkan usaha dari masjid.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X