Gmedia Sharing Cara Branding Dunia Digital di SMK Kristen Terang Bangsa

Red
- Kamis, 29 April 2021 | 12:42 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Membangun brand dimulai dari identitas sebuah produk atau layanan. Demikian pula di dunia digital, meski mungkin ada perbedaan dalam hal produk atau layanan yang ditawarkan.

Untuk itu Gmedia kembali menggelar Market Corner Goes to School, dan kali ini diikuti 80 murid serta guru SMK Kristen Terang Bangsa, jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran. Kegiatan bertema “Strategi Digital Marketing Membangun Identitas Branding” ini menghadirkan dua narasumber, Dimas Witjaksana dan Tommy Arno Funz.

Brand Advisor Dimas Witjaksana mengatakan, untuk membangun identitas perlu lebih dahulu untuk mengenali diri atau produk yang akan ditawarkan. Jika sudah mengetahui pembedanya dengan yang lain, identitas brand akan terbentuk.

Baca Juga: Adaptasi Teknologi, Kunci Keberhasilan Membangun Brand

“Selain berikan konten yang relevan, jujur dan bermanfaat untuk banyak orang,” kata Dimas yang juga memberikan materi mengenai mengenal lebih dekat tentang branding, tips-tips menemukan identitas brand, dan fakta-fakta menarik seputar bisnis di era sekarang, di Semarang, Senin (26/4/2021) lalu.

Baca Juga: Teknologi Digital Percepat Membangun Brand Equity

Praktisi Bisnis Online Tommy Arno Funz menyatakan, eksis di sosial media akan menunjang ketertarikan untuk menggaet pembeli. Sehingga semua aktifitas di balik layar pun jika perlu dikirim ke akun media sosial, itu akan menumbuhkan kepercayaan kepada calon pembeli.

“Jadi saat packing, posting. Antar barang ke kurir, posting. Stok barang masih banyak, posting. Jadi apa-apa posting aja,” tambah Tommy.

Baca Juga: Brand Lokal Merajai di Era Pandemi

Ia juga memberikan tips-tips agar mendapatkan identitas branding di dunia maya. Contohnya, dengan memakai tagline yang benar-benar mendeskripsikan atau mewakili produk.

“Misalnya, Online Shop Paling Fast Respon. Maka akan masuk ke alogaritma pencarian Google dan bisnis yang sedang digeluti bbisa mendapat engagement yang maksimal,” tuturnya.

Kegiatan yang disiarkan langsung di IG dan Youtube ini diadakan untuk memberikan edukasi tambahan kepada murid-murid SMK dengan tema/topik tertentu. Selain itu dengan adanya kegiatan kolaborasi ini SMK Kristen Terang Bangsa Semarang bersama Gmedia untuk membentuk SDM yang unggul.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Kristen Terang Bangsa Semarang Prastiwi STP mengaku, sangat senang dan mengapresiasi program Market Corner Goes to School. Alasannya murid-murid menjadi mempunyai kesempatan menambahkan ilmu-ilmu baru yang bisa diterapkan langsung.

 "Kegiatan ini sangat membatu anak-anak tentang digital marketing. Kami bersyukur bisa diberi kesempatan cukup baik untuk bekerjasama dengan Gmedia agar guru dan murid dapat pengetahuan baru, sehingga bisa diterapkan ke pembelajar daring online selama era new normal,” kata Prastiwi.

Sementara Ketua Kompetensi Bisnis Daring dan Pemasaran Nunung Rismaningtyas SE menyatakan, rasa terimakasih kepada Gmedia yang sudah memberikan materi tentang strategi digital marketing yang membangun identitas branding. Hal ini sangat bermanfaat bagi murid-murid kami untuk mengetahui ilmu baru di bisnis online.

Terlebih langsung disampaikan oleh pakar-pakar yang sudah terjun langsung dalam bidang ini cukup lama. Harapannya, Gmedia bisa mampir lagi ke SMK Kristen Terang Bangsa dan ilmu yang tadi sudah dipaparkan dapat langsung dipraktekkan.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X