Program Hortikultura Ekspor dan Infratani Pesantren Digulirkan

- Kamis, 29 April 2021 | 07:15 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, M Anwar Bashori dan Kepala Perwakilan BI Jabar, Herawanto menggulirkan program jaringan usaha hortikultura berorientasi ekspor (Juara Ekspor) dan integrated farming with technology and information (Infratani).

Kedua program tersebut merupakan pilot project model bisnis pengembangan ekosistem rantai nilai halal (halal value chain) berbasis pesantren.  Khusus program hortikultura orientasi ekspor diikuti oleh 10 Ponpes yang berada di wilayah Jabar yang bergerak dalam bidang pertanian hortikultura.

"Pengembangan ekosistem rantai nilai halal menjadi bagian dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan kami," kata Anwar Bashori dalam keterangan yang diterima, Rabu (28/4).

Baca juga: Pembebasan RIPH Perlu Dipertimbangkan Pemerintah untuk Komoditas Pangan Holtikultura

Herawanto menambahkan bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi lebih dari satu tahun ini telah menyadarkan perlunya sifat kemandirian yang harus dibangun sehingga bisa tetap bertahan dalam kondisi apapun.

Momentum itu yang kemudian diambil guna mendorong ketahanan pangan berbasis kemandirian ekonomi pesantren. Berbagai program pengembangan kemandirian ekonomi pondok pesantren ini merupakan salah satu implementasi rekomendasi pemulihan ekonomi Jabar.

"Penguatan sisi supply dengan mendorong bergeraknya kembali sektor ekonomi utama, termasuk menghidupkan sektor pariwisata dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, menjaga kelancaran investasi dan mendorong pengembangan UMKM dan pondok pesantren sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, termasuk didalamnya sektor ekonomi kreatif," katanya.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X