BI Bangun Pengembangan Ekosistem Rantai Nilai Halal Berbasis Pesantren

- Selasa, 27 April 2021 | 23:39 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Bank Indonesia menggulirkan pilot project model bisnis pengembangan ekosistem rantai nilai halal (halal value chain) berbasis pesantren di Pondok Pesantren Al Ittifaq, Ciwidey, Bandung.

 

Program itu diresmikan Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, M Anwar Bashori, bersama dengan Kepala perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Herawanto disaksikan jajaran ponpes dan pejabat lainnya secara daring, Selasa (27/4).

Pilot project pengembangan ekosistem rantai nilai halal berbasis pesantren itu di antaranya mencakup integrated farming with technology and information (Infratani), packing house, dan platform virtual market. Langkah ini diharapkan mampu mendorong ketahanan pangan berbasis kemandirian ekonomi  pondok pesantren.

"Jadi kita ini semacam memprovokasi, orkestrasinya tak hanya pendidikan tapi juga ekonominya, harus digital. Sirami kebun jahe, tak perlu lagi konvesional tapi bisa pakai pendekatan teknologi," kata Anwar Bashori.

Dijelaskan, pengembangan ekosistem rantai nilai halal itu merupakan bagian dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan oleh Bank Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Hal ini seiring dengan capaian bahwa perkembangan keuangan syariah global Indonesia masuk posisi "5 Besar".

Herawanto menambahkan bahwa selain pengembangan ekosistem rantai nilai halal, pihaknya juga secara aktif melakukan berbagai program pengembangan industri kreatif halal, peningkatan edukasi, penelitian dan literasi ekonomi keuangan syariah, serta penguatan sinergi berikut kolaborasi program.

Al Ittifaq dipilih jadi pilot project karena merupakan pelopor pergerakan ekonomi di sektor pertanian yang terbuka dengan ilmu dan teknologi pertanian terkini. Di antaranya melalui penerapan teknologi digital dalam bisnis berbasis pertanian (digital farming) secara end to end.

BI Jabar pun menunjang aksi mereka melalui program wirausaha muda, pembangunan pipanisasi guna pengairan tanaman pertanian, kolaborasi greenhouse dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah, hingga digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS yang tentunya mampu melengkapi proses bisnis dari hulu ke hilir guna percepatan produksi dan penjualan.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X