Perempuan Terdampak Lebih Berat saat Pandemi, Ini Penjelasan Menkeu

- Sabtu, 24 April 2021 | 11:36 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pandemi Covid 19 memberikan dampak yang lebih besar kepada perempuan, mengingat di sektor-sektor informal, seperti Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM), 93 persen pekerja dan pelakunya adalah perempuan.

“Ini semuanya menggambarkan bahwa Covid 19 akan memberikan dampak yang luar biasa lebih besar, lebih berat kepada perempuan yang kemudian juga perlu untuk direspons di dalam kebijakan pemerintah,” kata Menkeu secara daring dalam webinar “Perempuan Penggerak Ekonomi di Masa Pandemi”, Jumat (23/4).

Sektor informal merupakan salah satu sektor yang terdampak pandemi cukup dalam. Pemerintah pun membantu melalui berbagai insentif dan kebijakan agar sektor tersebut dapat pulih dari pandemi. “Mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai kepada UMi yaitu ultra mikro dan berbagai program bantuan produktif kepada UMKM yang mencapai lebih dari 12 juta. Itu semuanya mayoritas adalah perempuan,” ujar Menkeu.

Baca juga: Kinerja Perekonomian Maret Tunjukkan Tren Positif, Ini Kata Menkeu

Di sisi lain, perempuan berperan sebagai penggerak ekonomi keluarga yang membantu membangkitkan ekonomi nasional. Implementasi berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah berupaya melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat terdampak.

“Pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) yang meningkat sangat tinggi Rp 220 triliun. Itu mayoritas ditujukan kepada keluarga di mana kepala keluarga perempuan yang menerimanya,” kata Menkeu.

Sementara itu, Menkeu mengatakan 70 persen tenaga kerja di sektor kesehatan adalah perempuan yang menunjukkan tenaga kesehatan perempuan menjadi garda terdepan penanganan Covid 19. Pemerintah juga memberikan dukungan melalui anggaran kesehatan dalam program PEN. “Mulai belanja untuk tenaga kesehatan, untuk melindungi mereka, kemudian memperbaiki fasilitas kesehatan, insentif bagi tenaga kesehatan itu diberikan, kemudian vaksinasi. Tentu tujuannya adalah supaya Covid-19 teratasi,” ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas, Menkeu: Bukan Sesuatu yang Mustahil

Peran dan kontribusi perempuan menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan dalam upaya pemulihan, reformasi, serta transformasi ekonomi akibat pandemi. Pemerintah terus berupaya mendukung perempuan melalui alokasi anggaran dan kebijakan yang responsif gender, seperti melalui UU Cipta Kerja.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X