Pengembangan Kopi Robusta Desa Kalisidi, Petani Terima Bantuan

- Jumat, 23 April 2021 | 10:48 WIB
BANTUAN:  Tim PT PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah menyerahkan bantuan ke  Kelompok Usaha Bersama Kopi Kobuka Desa Kalisidi. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
BANTUAN: Tim PT PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah menyerahkan bantuan ke Kelompok Usaha Bersama Kopi Kobuka Desa Kalisidi. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

UNGARAN, suaramerdeka.com - PT PLN mendukung pengembangan UMKM produk kopi lokal Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, sebagai kopi khas daerah berkualitas ekspor. Pengembangan kopi lokal milik petani yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Kopi Kobuka mendapat bantuan dari PT PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan PLN Peduli.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Sumaryadi mengatakan, melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan PLN Peduli, pihaknya menyalurkan bantuan Fasilitas Pengembangan Produk Kopi dan Sertifikasi kepada Kelompok Usaha Bersama di Desa Kalisidi.

''PLN berkomitmen untuk mengimplementasikan program itu untuk pengembangan dan kemajuan usaha kopi warga Desa Kalisidi. Hal itu sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu langkah kongkretnya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-8, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua,'' kata Sumaryadi, kemarin. 

Menurutnya, PT PLN akan terus mendukung tujuan pemerintah dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, melalui berbagai program pemberdayaan serta pengoptimalan potensi-potensi lokal. Salah satunya adalah pengembangan usaha kopi di Desa Kalisidi. Selama ini masyarakat Desa Kalisidi sudah mengandalkan kopi sebagai salah satu tanaman komoditas khas setempat. Kopi jenis robusta dari Desa Kalisidi sudah ada sejak jaman kolonial. 

Pada tahun 2017, Kelompok Usaha Bersama Desa Kalisidi mulai mencoba mengolah sendiri biji kopi, menjadi produk kopi lokal yang siap konsumsi. ''Kopi yang ditanam di desa kami memiliki cita rasa yang unik, yaitu cita rasa buah nangka. Sehingga warga kami menyebutnya sebagai kopi nangka,'' jelas Kepala Desa Kalisidi, Dimas Prayitna.

Diharapkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan PLN Peduli bagi pengembangan produk kopi ini, PLN dan Kelompok Usaha Bersama Kopi Kobuka dapat mengoptimalkan potensi produk lokal tersebut. Ke depan produk ini bisa diproduksi dalam jumlah besar dan dipasarkan dalam skala yang lebih luas, dengan berbagai macam diversifikasi produk.

''Salah satu kendala kami selama ini adalah belum tersedianya sarana pengolahan untuk kapasitas produksi yang lebih besar. Banyak proses produksi kopi Desa Kalisidi, masih kami lakukan secara manual. Dengan adanya program bantuan dari PLN ini, menjawab kebutuhan kami atas tersedianya alat-alat produksi. Kami sangat berterima kasih untuk ini,'' kata Bejo, petani kopi Desa Kalisidi.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X