Koperasi REI Soloraya, Mudahkan Kredit Perumahan Bagi Pekerja Informal

- Kamis, 22 April 2021 | 21:55 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SOLO, suaramerdeka.com - Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), para pekerja informal, serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang tidak bankable tapi ingin memiliki rumah. Koperasi Real Estate Indonesia (REI) Soloraya akan mengakomodasi keinginan mereka.

"Biasanya para pekerja informal dan pelaku UMKM yang pendapatannya tidak menentu sulit diterima bank ketika mengajukan KPR dengan alasan analisis kreditnya tidak masuk. Nah, hal-hal seperti inilah yang akan kita akomodasi," kata ketua koperasi REI Soloraya, Chrisantus Wibawa usai rapat dengan Dinas Koperasi dan UKM Surakarta di kantor REI setempat, Kamis (23/4).

Baca Juga: REI Soloraya Tanggapi Positif Kenaikan Pembiayaan Bantuan Perumahan Subsidi

"Tentu saja hal ini tidak akan tumpang tindih dengan bank umum yang menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR), baik rumah nonsubsidi atau bersubsidi, yang memberlakukan analisis kredit. Banyak yang bisa digarap bank umum dalam menyalurkan KPR dan pasarnya juga sangat luas," kata Chris menjawab pertanyaan wartawan.

Dikatakan, proses pembentukan koperasi REI baru dalam penyelesaian legalitas dari Dinas Koperasi dan UKM Surakarta, saat ini. Diharapkan bulan ini selesai dan Bulan Mei mendatang sudah bisa beroperasi. "Sementara untuk keanggotaan koperasi bagi anggota dan pengurus REI Soloraya," katanya.

Lebih lanjut Chris mengatakan, selain melayani masyarakat untuk mendapatkan rumah, koperasi juga akan melayani atau memenuhi kebutuhan matrial bahan bangunan bagi para pengembang anggota REI. Koperasi juga akan melayani jasa konsultasi perumahan bagi pengembang yang membutuhkan.

"Saya kira tujuan pembentukan koperasi ini cukup bagus, dari dan untuk anggota REI Komisariat Soloraya," katanya.

Baik Ketua REI Komisariat Soloraya Maharani maupun Wakil Ketua DPD REI Jawa Tengah Anthony AH Prasetyo mendukung pembentukan koperasi itu. Apalagi salah satu tujuan koperasi itu menyediakan kredit perumahan bagi pekerja informal yang sulit diterima perbankan.

Dukungan yang sama dari Dinas Koperasi dan UKM Surakarta yang hadir dalam rapat. "Ini adalah koperasi baru, koperasi para pengembang perumahan. Kami dari dinas mendukung pembentukan koperasi ini," kata Margareta dari Dinas Koperasi yang hadir dalam rapat.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X