Kontribusi 61 Persen, Peran Perempuan dalam Ekonomi Signifikan

- Kamis, 22 April 2021 | 11:36 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Peran dan kontribusi perempuan dalam upaya pemulihan, reformasi, serta transformasi ekonomi dinilai cukup baik. Perempuan Indonesia memiliki peran dan kontribus signifikan dan nyata dalam perekonomian nasional. Pada sektor usaha kecil-menengah, 53,76 persen UMKM dimiliki perempuan dengan 97 persen karyawannya adalah perempuan dan kontribusi dalam perekonomian 61 persen. Sementara di bidang investasi, kontribusi perempuan mencapai 60 persen.

Data itu menggambarkan literasi dan kapasitas perempuan untuk berpikir cerdas, mengamankan dana untuk keluarga, dan menginvestasikan di bidang produktif sangat potensial dan nyata. ‘’Jadi tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa perempuan tidak hanya memiliki potensi tapi secara aktual mampu berkontribusi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat Seminar Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Rabu (21/4).

Sri Mulyani mengatakan dalam mendesain program pemulihan ekonomi, Pemerintah pun melihat dimensi gender. Dimana Bantuan Program Keluarga Harapan, bantuan sembako, dan Bantuan Langsung Tunai berhubungan dengan peran perempuan yang mengatur keuangan dalam rumah tangganya. 

Baca juga: Hapus Teknologi Stereotipe Laki-laki, Tantangan Wanita Tangguh

Pada level internasional, hasil statistik McKinsey menyatakan apabila perempuan dapat berkontribusi dalam perekonomian, maka perekonomian global akan mendapatkan manfaat sebesar 12 triliun dolar AS pada tahun 2025. Sedangkan khusus kawasan Asia Pasifik, dapat memberikan nilai tambah hingga 4,5 triliun dolar AS.

“Peranan perempuan sungguh nyata dan memberikan nilai tambah yang sangat besar dari berbagai studi yang muncul,” ujar Menkeu. Peranan perempuan di bidang ekonomi diperkuat State of The Global Islamic Economy Report yang menyebut perempuan yang menjadi wirausahawan akan meningkatkan potensi kontribusi terhadap GDP global hingga 5 triliun dolar AS.

Terpisah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, I Gusti Bintang Darmawati menyatakan akses terhadap teknologi informasi menjadi kunci untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam sektor kewirausahaan digital.

Baca juga: Wanita Indonesia Didorong Jadi Ujung Tombak Pelestarian Lingkungan

“Ini harus dimulai dengan peningkatan akses terhadap teknologi informasi karena berdasarkan BPS tahun 2019 persentase pengguna internet perempuan masih lebih rendah yaitu 46,87 persen dibandingkan dengan laki-laki sebesar 53, 13 persen,” kata Bintang saat Webinar Women in Digital Entrepreneurship, Rabu (21/4/).

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

14 Pilihan Sistem Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:29 WIB

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB
X