Potensi Zakat Belum Optimal, Gaji PNS Dipotong 2,5%

OKZ
- Sabtu, 17 April 2021 | 13:27 WIB
Ilustrasi istimewa
Ilustrasi istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Badan Zakat Nasional (Baznas) telah mengajukan rancangan keputusan presiden (Keppres) tentang pemotongan 2,5% dari gaji PNS.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengungkapkan, pemerintah mewacanakan untuk menarik langsung zakat, salah satu alasannya karena potensi zakat belum tergali secara optimal.

"Di sisi lain, kita tahu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, jadi tentu jika berlandaskan fakta ini cukup ironis sebenarnya," ucap Yusuf dilansir dari Okezone, Sabtu(17/4).

Baca Juga: Perpres Zakat PNS Akan Kerek Penerimaan Zakat

Baca Juga: Presiden Luncurkan Gerakan Cinta Zakat, Diharap Dorong Partisipasi Masyarakat

Baca Juga: Makin Mudah, Baznas - MUI Semarang Keluarkan Tabel Nishab Zakat, Ini Daftarnya

Padahal, lanjut dia, zakat yang dikumpulkan bisa disalurkan untuk menyelesaikan beragam persoalan sosial ekonomi di Indonesia seperti misalnya kemiskinan.

"Apalagi jika kita kaitkan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan jumlah penduduk miskin khususnya setelah pandemi Covid-19 terjadi," kaya Yusuf.

Namun demikian, dia berpendapat bahwa isu zakat ini perlu terlebih dahulu disosialisasikan secara masif, tidak hanya jumlah yang akan ditarik, tetapi juga lebih luas kepada manfaat zakat terhadap pembangunan misalnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X