Tak Cukup Penindakan, Ini Jurus Sri Mulyani Cegah Korupsi

- Rabu, 14 April 2021 | 09:24 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemberantasan korupsi tidak cukup dengan penindakan dan law enforcement yang tegas dan kredibel, namun harus perlu edukasi dan komunikasi dalam membangun tata kelola dan integritas suatu bangsa.

Menurut dia strategi ini menjadi fondasi luar biasa bagi suatu bangsa. Sementara  pada aspek pencegahan korupsi tidak boleh hanya menjadi sebuah slogan. Pencegahan korupsi memerlukan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk kementerian, lembaga, serta aparat penegak hukum.

“Berbagai upaya pencegahan korupsi tidak boleh hanya menjadi slogan. Pencegahan korupsi membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat,” kata Menkeu secara daring dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2021-2022, Selasa (13/04).

Baca juga: Kemiskinan Bakal Melonjak, Ini Jurus Kemenkeu

Menkeu menilai pemangku kepentingan memiliki andil penting di dalam pendidikan antikorupsi. “Pemangku kepentingan berperan membangun sebuah integritas, kejujuran, dan terus membangun sistem yang bisa mendeteksi secara robust dan dini akan perlakuan koruptif yang dilakukan oleh siapa saja,” ujarnya.

“Mencegah dan membangun sistem yang antikoruptif secara komprehensif akan menentukan apakah sebuah bangsa bisa meneruskan perjalanan menjadi sebuah bangsa yang berpendapatan tinggi, bermartabat, dan tentu memiliki kesejahteraan yang adil,” kata Menkeu.

Menkeu mengingatkan seluruh upaya baik dalam menggunakan keuangan negara maupun peraturan-peraturan, bisa saja disalahgunakan dan memunculkan tindakan-tindakan kriminal. Berbagai tindakan, seperti penggunaan data fiktif, duplikasi data dari penerima bantuan sosial dan bidang lain yang bisa disalahgunakan, merupakan risiko yang harus diawasi dan diminimalkan.

Baca juga: Praktik Korupsi Hambat Investasi dan Laju Pertumbuhan Ekonomi

“Oleh karena itu, sinergi yang dilakukan oleh pemerintah, Kementerian Keuangan, dan seluruh kementerian lembaga, serta aparat penegak hukum, termasuk KPK menjadi sangat penting. Selain itu, kita akan terus memperkuat dan mendayagunakan aparat pengawas internal di masing-masing lembaga,” kata Menkeu.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X