Kemenperin dan Schneider Electric Teken MoU, Perkuat Kemitraan Strategis

- Senin, 12 April 2021 | 06:30 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.comKementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) bersama dengan Schneider Electric, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka akselerasi “Making Indonesia 4.0” difokuskan pada program vokasi dan pengembangan kompetensi pelaku industri dalam penerapan revolusi industri 4.0.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan sehubungan dengan pameran Hannover Messe 2021 dimana Indonesia menjadi negara mitra resmi, dan Schneider Electric Manufacturing Batam ditunjuk mewakili Indonesia sebagai WEF Global Lighthouse Network dalam implementasi pabrik pintar di sektor manufaktur.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, Arus Gunawan dan Direktur Business Development Schneider Electric Indonesia, Syarief M. Reza disaksikan Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Dody Widodo.

Baca juga: Kemenperin Optimalkan Anggaran Rp 2,87 Triliun, Dukung Program PEN

Adapun kerjasama strategis kali ini mencakup 2 (dua) area yaitu pengembangan Pusat Inovasi Digital Industri 4.0 (PIDI 4.0) yang mencakup penyediaan tenaga pelatih “Transformasi Digital Industri 4.0”, dan penyediaan demo produk dan peralatan teknologi; serta pengembangan Program Vokasi yang mencakup pembuatan kurikulum pelatihan tingkat universitas terkait “Basic Industry 4.0” dan “Transformasi Industri 4.0 untuk Industri Tekstil & Pakaian”, pemberian pelatihan kepada dosen universitas dan guru politeknik terpilih, serta kunjungan ke pabrik pintar Batam bagi para peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan.

Menperin mengatakan, sebagai official partner country Hannover Messe 2021, Pemerintah Indonesia akan menampilkan berbagai percontohan terbaik dalam penerapan industri 4.0 di Indonesia. Ini akan membuka pandangan industri dunia tentang potensi besar Indonesia dalam menjalin kemitraan menuju transformasi industri 4.0.

"Kemenperin terus mendorong keterlibatan para pelaku industri di Indonesia dalam mempromosikan Indonesia di kancah internasional. Ke depan, kami juga akan terus mengembangkan sumber daya manusia melalui pembangunan pusat pelatihan dan kurikulum vokasi yang disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan di era industri 4.0," ujar Menteri Perindustrian.

Baca juga: Indonesia Jadi Destinasi Investasi, Kemenperin Percepat Program Substitusi Impor

Penandatangan Nota Kesepahaman ini menjadi bagian dari rangkaian program Kemenperin di acara Hannover Messe 2021 dimana Indonesia menjadi official partner country dann mengusung tema Making Indonesia 4.0 dengan tagline “Connect to Accelerate”. Tagline ini menjadi sebuah bentuk ajakan dan undangan kepada semua pemangku kepentingan di dalam maupun luar negeri untuk bersinergi dengan tujuan mempercepat pertumbuhan industri Indonesia melalui penerapan teknologi industri 4.0.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Dinkop Nyatakan Koperasi Tekad UPGRIS Kategori Sehat!

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:19 WIB
X