Relaksasi PPN Sektor Properti Bantu Peningkatan Penjualan

- Jumat, 9 April 2021 | 16:45 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Adanya stimulus relaksasi disektor properti berupa relaksasi pajak pertambahan nilai (PPN) untuk pembelian rumah tapak atau susun membuat beberapa pengembang properti menyambut baik karena bisa meningkatkan penjualan.

Relaksasi PPN tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK/010/2021 itu, mulai berlaku pada 1 Maret 2021. Beleid ini akan berlaku hingga 31 Agustus 2021.

Melalui aturan tersebut, pemerintah memberikan relaksasi berupa potongan 100 persen atau pembebasan PPN untuk pembelian rumah tapak maupun susun hingga seharga Rp 2 miliar.

Baca Juga: Pembebasaan PPN Bantu Pengembang Optimalkan Penjualan Rumah

Dengan adanya ketentuan tersebut, maka masyarakat yang membeli rumah di bawah Rp 2 miliar tidak perlu membayarkan PPN sebesar 10 persen. Sehingga, harga beli rumah seharga hingga Rp 2 miliar akan turun 10 persen sampai dengan 31 Agustus mendatang.

Salah satu pengembang properti yang menyambut baik relaksasi ini adalah Citra Grand Semarang. General Manager Citra Grand Semarang, Berlian Febriana mengatakan pihaknya siap memanfaatkan program relaksasi ini dengan menyiapkan 9 unit rumah.

"Memang tidak banyak total 9 unit rumah dan sampai saat ini sudah laku 4 unit. Dan di Maret itu antusiasmenya sangat baik," katanya, Kamis 8 April 2021

Berlian menjelaskan di tahun 2020 lalu Citra Grand Semarang mampu mencapai target 100 persen tanpa melakukan revisi target meskipun di tengah pandemi Covid-19. Adapun, rumah yang terjual pada tahun lalu mencapai 130 unit dengan kisaran harga rata-rata Rp1,8 miliar.

Sedangkan di 2021 ini menargetkan penjualan sebanyak 200 unit rumah dengan nilai mencapai Rp200 miliar.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X