Tingkatkan SDM Desa Wisata, Menparekraf Siap Fasilitasi Beasiswa Pendidikan Kepariwisataan

- Sabtu, 3 April 2021 | 13:15 WIB
KRIYA KAYU: Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Pemilik Kriya Kayu RikRok Ipung Purwanto, Dirut BOB Indah Juanita, dan Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi memaparkan tujuannya mengunjungi kawasan Borobudur dalam jumpa pers dengan sejumlah awak media di workshop Kriya Kayu RikRok. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
KRIYA KAYU: Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Pemilik Kriya Kayu RikRok Ipung Purwanto, Dirut BOB Indah Juanita, dan Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi memaparkan tujuannya mengunjungi kawasan Borobudur dalam jumpa pers dengan sejumlah awak media di workshop Kriya Kayu RikRok. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan, pihaknya siap kolaborasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa-desa wisata sekitar Borobudur. Hal ini bagian penting dari pengembangan kawasan destinasi super prioritas Borobudur yang dicanangkan oleh pemerintah.

Hal itu diungkapkan Sandi saat mengunjungi workshop Kriya Kayu RikRok di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Jumat (2/4). Ia didampingi Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N Rachmadi dan Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB), Indah Juanita beserta jajaran.

"Tak kalah penting kita juga ingin mendidik SDM-nya dengan beasiswa sekolah pariwisata dari D1 sampai S1 baik di Bandung, Jogja, maupun institusi pendidikan pariwisata di daerah lainnya. Kita terbuka untuk kolaborasi dalam rangka meningkatkan pendidikan di sektor pariwisata," ujarnya.

Baca Juga: Sandiaga Kagumi Kriya Kayu RikRok, Industri Destinasi Super Prioritas Borobudur

Sandi menuturkan, bersama BOB ia ditugasi membangun destinasi superprioritas di Borobudur. Tetapi, menurutnya tidak akan bisa menghadirkan satu destinasi berkualitas kalau warganya tidak ikut terlibat secara totalitas.

"Itu nyambung berkualitas dan totalitas. Kita semua harus kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas serta kerja ikhlas," katanya.

Pemilik Kriya Kayu RikRok, Ipung Purwanto mengaku mengapresiasi komitmen pemerintah melalui Kemenparekraf terkait pendidikan bagi warga sekitar Borobudur. Ada sekitar 20 desa wisata di sekitar Borobudur yang menjadi pendukung pengembangan kawasan destinasi super prioritas.

"Desa wisata ini perlu didukung SDM yang unggul. Salah satunya ditopang dengan pendidikan kepariwisataan yang baik," tuturnya.

Baca Juga: Wanurejo Desa Penghasil Devisa, Sulap Limbah Kayu jadi Beragam Kerajinan

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X