Dukung Destinasi Candi Borobudur, Kadin Jateng Siapkan Program Sport Tourism

- Sabtu, 3 April 2021 | 09:30 WIB
Ketua Kadin Jateng Kukrit SW dan Menparekraf Sandiaga Uno di Magelang, Jumat 2 April 2921. Foto: suaramerdeka.com
Ketua Kadin Jateng Kukrit SW dan Menparekraf Sandiaga Uno di Magelang, Jumat 2 April 2921. Foto: suaramerdeka.com

MAGELANG, suaramerdeka.com - Industri pariwisata menjadi salah satu andalan untuk mendongkrak perekonomian nasional pascavaksinasi Covid-19. Sektor pariwisata sangat strategis untuk kembali menggairahkan perekonomian setelah mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19 setahun ini.

Kadin Jawa Tengah berkomitmen untuk turut serta dalam program Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf). Kadin sebagai elemen dunia usaha akan memfokuskan pengembangan program sport tourism yang melibatkan stakeholder pariwisata.

‘’Kami akan mengembangkan sport tourism di beberapa kabupaten/kota, terutama yang berada di daerah-daerah yang menjadi penyokong pertumbuhan wisata kawasan Candi Borobudur. Seperti kita ketahui, obyek pariwisata Candi Borobudur merupakan salah satu program wisata dari lima destinasi utama yang dicanangkan oleh pemerintah,’’ ungkap Ketua Kadin Jawa Tengah Kukrit SW, Jumat, 2 April 2021.

Baca juga: Sandiaga Kagumi Kriya Kayu RikRok, Industri Destinasi Super Prioritas Borobudur

Kukrit mengemukakan hal itu saat bertatap muka dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno bersama pelaku industri kreatif di Dusun Tingal, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Diskusi dan tukar pikiran berlangsung hangat.

Pelaku industri kreatif dan Kadin Jawa Tengah, yang menaungi organisasi dunia usaha, berkolaborasi untuk menggeliatkan sektor ekonomi, terutama pelaku usaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam dialog itu, Kemenparekraf akan memberikan dukungan riil, khususnya terhadap pelaku industri kreatif di seputaran Candi Borobudur.

‘’Kadin Jawa Tengah melalui program Kadin Jateng Tangkap Peluang juga akan membantu UMKM serta pelaku industri kreatif bagaimana mereka bisa mengembangkan kualitas,, inovasi pasar, dan permodalan,’’ kata Kukrit.

Baca Juga: Yoyok Sukawi: Desa Wisata Jadi Potensi Pengembangan Destinasi Borobudur

Harapannya, lanjut dia, kolaborasi antara pelaku, dunia usaha, serta dukungan dari pemerintah akan membangkitkan dan mengembangkan UMKM di masa pandemi setelah era vaksinasi berjalan. Dia juga mengapresiasi Kemenparekraf yang akan mendukung program-program yang telah digagas dan disiapkan Kadin Jawa Tengah di sektor pariwisata, khususnya menyangkut sport tourism.

Halaman:

Editor: Agus Toto Widyatmoko

Tags

Terkini

Tren Bisnis Auto Cuan Diperkenalkan

Minggu, 26 September 2021 | 19:22 WIB

Asuransi Syariah atau Konvensional? Ini Perbedaannya!

Minggu, 26 September 2021 | 10:36 WIB
X