Inflasi Jateng, Harga Bawang Merah dan Cabai Jadi Pemicu

- Sabtu, 3 April 2021 | 06:30 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kenaikan harga bawang merah, cabai rawit dan minyak goreng menjadi penyebab inflasi Jateng bulan Maret yang mencapai 0,08 persen. Kepala BPS Jateng Sentot Bangun Widoyono mengatakan, dengan capaian tersebut tingkat inflasi tahun kalender Maret 2021sebesar 0,47 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2021 terhadap Maret 2020) mencapai 1,47 persen.

''Adapun yang menahan utama inflasi di Jawa Tengah adalah penurunan harga mobil, cabai merah, emas perhiasan, dan beras,'' imbuhnya.

Dari enam kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jateng sebanyak lima kota mengalami inflasi dan satu kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Surakarta sebesar 0,16 persen dengan IHK 105,76 diikuti kota Kudus sebesar 0,08 persen dengan IHK sebesar 105,23.

Selanjutnya Kota Semarang sebesar 0,08 persen dengan IHK 106,32 dan kota Purwokerto sebesar 0,06 persen dengan IHK 105,45 serta inflasi terendah terjadi di kota Cilacap sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 104,69. Satu-satunya wilayah yang mengalami deflasi adalah kota Tegal sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 106,31.

Ditambahkan, dari enam ibukota provinsi di Pulau Jawa, inflasi tertinggi ada di Kota Bandung sebesar 0,15 persen, diikuti Serang 0,12 persen lalu Surabaya sebesar 0,09 persen. Inflasi terendah terjadi di kota Jakarta sebesar 0,06 persen.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Kelompok UKM di Sleman Didorong Bentuk Koperasi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:01 WIB

Hendi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Desain Kemasan

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:47 WIB
X