Tawaran Pinjol Via Hp Dinyatakan Ilegal, Warga Diminta Berani Lapor OJK

- Senin, 15 November 2021 | 19:25 WIB
Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat SS dan Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto berdialog santai dengan jajarannya, usai memberikan keterangan pers berkait dengan kemarakan pinjol ilegal yang sudah meresahkan masyarakt.(sm.com/Riyono Toepra)
Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat SS dan Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto berdialog santai dengan jajarannya, usai memberikan keterangan pers berkait dengan kemarakan pinjol ilegal yang sudah meresahkan masyarakt.(sm.com/Riyono Toepra)

 

TEGAL, suaramerdeka.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Ludy Arlianto, memperingatkan warga untuk lebih berhati-hati dan waspada, berkait kemarakan jasa pinjaman online (Pinjol) yang sepak terjangnya sudah meresahkan dan merugikan masyarakat luas.

Bersama Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat SS, dia menegaskan, semua penawaran pinjol via handphone (hp), biasanya berarti perusahaan jasa pinjol itu ilegal.

Apalagi penawarannya dengan memaksa-maksa, dan tanpa aturan perjanjian yang disampaikan saat di awal penawaran.

Baca Juga: Belum Punya Anak Keturunan? Simak Ini 7 Makanan Penyubur Kandungan

''Ini, yang seperti ini, alias tak memiliki izin dari OJK, alias liar. Abaikan saja tawaran pinjol via hp. Sebab kalau di klik, baik itu lewat aplikasi WhatApp (WA), facebook maupun sms, maka data anda atau warga akan langsung diketahui,'' ucap dia saat Press Conference yang digelar di Ruang Devia Cita Mapolres Tegal Kota, Senin (15/11).

Kegiatan yang sengaja digelar dengan mengusung tema ''Pernyataan Bersama Polres Tegal Kota dan OJK Tegal Dalam Pemberantasan Investasi dan Pinjaman Online Ilegal'', dengan harapan, masyarakat yang menjadi korban pinjol maupun investasi ''Bodong'', berani melapor ke OJK.

Ludy Arlianto menambahkan, pihaknya membuka diri menerima pelaporan dari warga yang menjadi korban. Bahkan bila warga hanya menanyakan apakah perusahaan pinjol atau investasi dimaksud legal atau ilegal, OJK siap memberikan informasi yang benar dan jelas.

Baca Juga: Menko Airlangga: Era Industri 4.0 Butuh Generasi Muda Yang Kreatif, Adaptif, dan Inovatif

''Ini demi masyarakan luas, agar tidak mudah menjadi korban penipuan berkait dengan pinjaman atau inestasi maupun gadai, yang ditawarkan secara online lewat hp.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KB Bukopin Bayarkan Klaim Asuransi Jiwa KPR

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:20 WIB
X