62 Kapal Telah Menggunakan E-Pas Kecil

Achmad Rifki
- Kamis, 25 Maret 2021 | 23:06 WIB
Sebanyak 62 pemilik kapal yang ada di Kota Semarang mulai menggunakan kartu E-Pas Kecil, untuk menggantikan penggunaan Pas Kecil yang dulunya masih berupa lembaran kertas.
Sebanyak 62 pemilik kapal yang ada di Kota Semarang mulai menggunakan kartu E-Pas Kecil, untuk menggantikan penggunaan Pas Kecil yang dulunya masih berupa lembaran kertas.

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Perikanan Kota Semarang mulai meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada para nelayan dan pemilik kapal di Kota Lumpia, untuk menggunakan E-Pas Kecil. Selama ini, surat tanda kebangsaan kapal (Pas Kecil) merupakan kartu tanda bukti legalitas kepemilikan atau digunakan untuk kelengkapan dokumen kapal. Sebanyak 62 kapal diberikan kartu E-Pas Kecil, sekaligus menandai adanya perubahan dari yang sebelumnya masih berupa lembaran kertas.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Nur Kholis, mengatakan, sosialisasi terkait penggunaan E-Pas Kecil tersebut sesuai Permenhub No.39 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal. Pihaknya bersama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang mengadakan Gerai E-Pas Kecil yang dilaksanakan pada 23 dan 24 Maret 2021, di pulau Tirang, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu.

''Kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan pentingnya mendaftarkan kapalnya, agar mereka dalam melaut aman, nyaman, juga tenang karena memiliki kelengkapan legalitasnya. E-Pas Kecil sekaligus nantinya digunakan untuk syarat kelaikan kapal. Semoga mereka sadar akan pentingnya memiliki E-Pas Kecil,'' ujar dia, Kamis (25/3).

Menurut Nur Kholis, Pas Kecil ini diperuntukkan bagi kapal dengan ukuran kurang dari 7 GT.  Pemberian E-Pas Kecil kepada 62 kapal itu, dalam rangka menyambut HUT ke-474 Kota Semarang. Pada pelaksanaan di hari pertama, para pemilik kapal dari Kelurahan Tugurejo dan Karanganyar diminta menyandarkan kapalnya untuk diukur.

''Sedangkan hari berikutnya, setelah sosialisasi dilanjutkan penyerahan secara simbolis e-Pas Kecil kepada 5 orang nelayan. Kemudian dilakukan pengukuran kapal dari nelayan Kelurahan Mangkang Wetan dan Kelurahan Mangunharjo. Untuk tahap awal pembuatan E-Pas Kecil, diperuntukkan bagi pemilik kapal di Kecamatan Tugu,'' papar dia.

Adapun Kabid Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Kota Semarang, Ita Masitoh, mengungkapkan, keberadaan Pas Kecil sangat penting untuk mengetahui bukti sah kepemilikan kapal. Sekaligus untuk memudahkan pendataan bila seandaninya sebuah kapal telah mengalami perpindahan tangan atau berganti kepemilikannya.

''E-Pas Kecil harus diperpanjang setiap setahun sekali. Keberadaannya sangat memudahkan untuk dibawa dan tidak mudah rusak karena sekarang berbentuk ID Card yang dilengkapi barcode. Bahkan, membantu meringankan pendataan Pas Kecil dari pemilik kapal,'' terang dia.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi dan pemberian E-Pas Kecil di pulau Tirang, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, diantaranya Plt KSOP Kelas I Tanjung Emas Semarang Dian Lesmana, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, Polairud Polda Jateng, Dishub Kota Semarang, Camat Tugu Moch Imron, Ketua Forum Nelayan Wilayah Barat Muhammad Mufid, para lurah terkait, dan nelayan pemilik kapal.

Editor: Achmad Rifki

Terkini

X