Bank Syariah Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan SMN

- Jumat, 19 Maret 2021 | 00:46 WIB
CENDERAMATA: CEO Suara Merdeka Network Kukrit Suryo Wicaksono menyerahkan cendera mata kepada Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang BSI Imam Hidayat Sunarto dalam kunjungan kerja sama ke Gedung Menara Suara Merdeka, Kamis (18/3). (suaramerdeka.com / Irawan Aryanto)
CENDERAMATA: CEO Suara Merdeka Network Kukrit Suryo Wicaksono menyerahkan cendera mata kepada Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang BSI Imam Hidayat Sunarto dalam kunjungan kerja sama ke Gedung Menara Suara Merdeka, Kamis (18/3). (suaramerdeka.com / Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan merger atau gabungan dari tiga bank syariah BUMN yaitu BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah, yang efektif sejak 1 Februari 2021 berencana menjajaki kerja sama dengan Suara Merdeka Network (SMN).

Pada tahap awal BSI, aset yang ada mengalami peningkatan menjadi sekitar Rp 240 triliun dan termasuk dalam peringkat ke-7 aset perbankkan nasional. Selanjutnya, BSI berencana menjajaki kerja sama dengan Suara Merdeka Network (SMN) dalam pengembangan bisnisnya.

Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang Bank Syariah Indonesia, Imam Hidayat Sunarto mengatakan, ada beberapa arahan dari Presiden Jokowi yang beberapa hal masih sejalur dengan penjajakan rencana kerja sama dengan SMN. Hal itu berkait dengan BSI harus mampu berperan serta dalam peningkatan skala bisnis perusahaan-perusahaan UMKM. Keahlian dalam menangani perusahaan-perusahaan UMKM tersebut harus bisa dilengkapi oleh BSI selaku tiga merger bank syariah BUMN.

"Insya Allah, satu kekuatan yang ada ini menjadi nilai positif bagi BSI. Satu sama lain tidak lagi menjadi kompetitor tapi justru menjadi satu tim yang solid dan mampu memberikan kemaslahatan yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi umat,'' kata dia, saat beraudiensi dengan CEO SMN Kukrit Suryo Wicaksono bersama jajaran pimpinan dan manajemen, dalam kunjungan kerja sama di Gedung Menara Suara Merdeka, Kamis (18/3).

Menurut Imam Hidayat, Presiden Jokowi turut mengharapkan agar BSI menjadi sebuah perbankan syariah yang besar dan tangguh. Selain itu, bisa menjadi tonggak perbankan syariah nasional yang dapat bersaing di level Internasional.

"Tidak tanggung-tanggung, visi dan misi kami dalam lima tahun ke depan harus mampu masuk ke dalam Top Ten Global Islamic Banking. Alhamdulillah, sejatinya kami secara kapitalisasi pasar di bursa saham menunjukkan respons positif dari masyarakat," ungkap dia.

Kehadiran Imam Hidayat dalam audiensi didampingi Manager Area Semarang Kota BSI Zen Assegaf, Arif Mursyidi selaku Pemimpin Cabang Ahmad Yani Semarang BSI. Sebelum melakukan audiensi dengan pihak SMN, BSI pun telah menggelar kegiatan serupa dengan MUI Jateng. Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan silaturahmi yang coba dilaksanakan BSI, khususnya saat dalam kondisi pandemi Covid-19.

Layanan Terlengkap

Sementara itu, CEO SMN Kukrit Suryo Wicaksono menyampaikan, SMN menjadi layanan media yang paling lengkap di Jawa Tengah. Dari koran, media digital, TV, event organizer, hingga memiliki jaringan 100 radio yang ada di seluruh Jateng. Ditambah keberadaan Suara Merdeka Institute (SMI) yang memberikan pelatihan-pelatihan seperti komunikasi, kehumasan, jurnalistik, fotografi, sekaligus customize survey, yang sering kali ditawarkan kepada pemkot/pemkab.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X