Kantongi Izin Edar, Produk UMKM Bisa Dipasarkan Lebih Luas

- Kamis, 11 November 2021 | 17:56 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam webinar bertajuk Sosialisasi & Digitalisasi Perizinan Bagi UMKM (suaramerdeka.com/dok)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam webinar bertajuk Sosialisasi & Digitalisasi Perizinan Bagi UMKM (suaramerdeka.com/dok)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Berbagai upaya untuk mendukung UMKM Jateng bangkit di tengah pandemi terus dilakukan Kadin Jateng.

Salah satunya dengan menggelar webinar bertajuk Sosialisasi & Digitalisasi Perizinan Bagi UMKM melalui aplikasi zoom yang diikuti ratusan pelaku usaha baik dari Kota Semarang juga Jawa Tengah , Kamis 11 November 2021.

Salah satu narasumber, Sandra Linthin, Kepala BBPOM Semarang menerangkan beberapa usaha makanan perlu mendapat perizinan, beberapa juga tidak diperlukan perizinan.

Ia juga meminta para pelaku UMKM untuk memberi tanggal kedaluwarsa di setiap produknya untuk memberi rasa aman kepada konsumen.

Baca Juga: Semua Pasar Tradisional di Yogyakarta Akan Dipasang QR Code

“Kalau frozen food umur simpannya tidak lebih 7 hari, misal ayam ungkep kita hanya menjaga pada proses distribusinya tidak perlu izin edar, karena diedarkan sesuai pesanan. Tapi kalau diproduksi massal dan disimpan beku harus izin.

Juga wajib mencantumkan tanggal kadaluarsa untuk perlindungan konsumen. Karena konsumen juga punya hak untuk mendapat makanan yang layak,” tuturnya, Kamis 11 November 2021.

Pihaknya mengatakan soal perizinan juga menyesuaikan sarana produksi. Meski begitu dirinya siap membantu melakukan pendampingan, namun pelaku usaha harus mengurus syarat utama yakni NIB dan OSS.

Baca Juga: Ternyata Ada 21 Jenis Jomblo di Dunia, Kamu Jomblo yang Mana?

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X