Lonjakan Harga Konsumen AS Picu Penguatan Tajam Dolar di Akhir Perdagangan

- Kamis, 11 November 2021 | 10:12 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suamerdeka.com - Lonjakan harga-harga konsumen AS ke tingkat tertinggi sejak 1990 memicu penguatan tajam indeks dolar pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), mencapai level tertinggi sejak Juli 2020.

Selain memicu penguatan dolar, lonjakan harga konsumen menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Kenaikan ditunjukkan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, sebesar 0,96 persen pada 94,8580 setelah mencapai 94,876, level tertinggi dalam lebih dari 15 bulan.

Departemen Tenaga Kerja AS menyebut, indeks harga konsumen naik 0,9 persen bulan lalu setelah naik 0,4 persen pada September dan dalam 12 bulan hingga Oktober, indeks harga konsumen meningkat 6,2 persen, sementara analis memperkirakan rata-rata kenaikan terbatas pada 5,8 persen.

Baca Juga: Pertemuan KBRI Den Haag dan Indonesianis Asing, Cari Masukan Peningkatan Kerja Sama Pendidikan

Sementara The Fed pekan lalu menyatakan kembali keyakinannya bahwa lonjakan inflasi saat ini akan berumur pendek, banyak investor menyatakan inflasi lebih lama dan lebih panas dari yang diperkirakan dapat memaksa Fed untuk menaikkan suku bunga.

"Data inflasi yang kuat membuat investor berspekulasi tentang kenaikan suku bunga lebih awal daripada yang ingin dilakukan Fed," kata Erik Bregar, seorang analis valas independen.

Menurut Bregar, ketika sesi berlanjut, dolar menambah kenaikannya dengan bantuan dari pelonggaran reli harga emas dan berakhirnya opsi euro/dolar.

Mata uang lain, euro terakhir melemah 1,0 persen pada 1,1481 dolar AS setelah di awal sesi menyentuh 1,1480 dolar AS level terendah sejak 21 Juli 2020.

Baca Juga: Layanan Chatbot PeduliLindungi Diluncurkan, Pengamanan Didesain Sesuai Verifikasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada! Ini Ciri-ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

Kamis, 24 November 2022 | 10:36 WIB
X