Terdampak Banjir, Ribuan Instalasi Kwh Meter Rusak Diganti Cuma-Cuma

- Selasa, 9 Maret 2021 | 16:00 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

BANDUNG, suaramerdeka.com - PLN UID Jabar mencatat ribuan Kwh meter listrik milik pelanggan di sebagian kawasan Pantura belum lama ini mengalami kerusakan akibat banjir.

"Berdasarkan pemeriksaan, Kwh meter yang rusak sebanyak 7.866 kWh meter," kata GM PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha dalam keterangannya, Selasa (9/3).

Sebaran kerusakan tersebut di antaranya di Lemah Abang dan Cikarang, serta paling besar berada di kawasan Pamanukan Subang karena mencapai 7.129 Kwh meter yang tak bisa digunakan lagi.

Baca Juga: PLN Kembali Berlakukan Meteran Listrik Pasca Bayar

"Jadi pascabanjir itu, kita langsung bergerak melakukan pemeriksaan, pembersihan, dan pengamanan instalasi. Ada pula posko recovery kelistrikan untuk pengaduan meteran yang rusak," tandasnya.

Dia menyebut atas kerusakan tersebut pihaknya akan melakukan pergantian baik terhadap pelanggan prabayar maupun pascabayar secara cuma-cuma.

Meski demikian, dia tak menampik kebijakan gratis tersebut berpeluang menimbulkan masalah terutama karena bisa dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, PLN Sapa Pelanggan Lewat Virtual

Untuk itu, Agung Nugraha meminta kepada pelanggan untuk berhati-hati dan waspada atas kemungkinan tersebut termasuk tawaran mempercepat pemasangan alat ukur tersebut.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Kelompok UKM di Sleman Didorong Bentuk Koperasi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:01 WIB

Hendi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Desain Kemasan

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:47 WIB
X