DJP Bangun Sinergi dengan Provinsi Jateng Amankan Penerimaan Negara

- Selasa, 9 Maret 2021 | 13:33 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Provinsi Jawa Tengah bersinergi dalam mengamankan penerimaan Negara di tahun 2021.

Pada Tahun 2021 Kanwil DJP Jawa Tengah I mendapat amanah target penerimaan sebesar Rp 31,029 triliun sedangkan Kanwil DJP jawa Tengah II sekitar Rp 12,439 triliun.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Teguh Budiharto mengatakan untuk bisa mengamankan penerimaan negara tersebut butuh dukungan dengan beberapa pihak salahnya satu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: Ini Kinerja Kanwil DJP Jawa Tengah I Hingga November 2020

"Selain memiliki tugas untuk mengumpulkan penerimaan Negara, kami juga menjaga agar perekonomian nasional tetap stabil oleh karena itu Direktorat Jenderal Pajak menggelontorkan beberapa insentif perpajakan kepada masyarakat,” kata Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Teguh Budiharto didampingi Slamet Sutantyo, Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II saat berkunjung ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (8/3).

Adapun insentif yang telah diberikan kepada masyarakat di antaranya Insentif PPh Pasal 21 DTP, Insentif PPh Pasal 22 Impor, Insentif PPh Pasal 25, Insentif PP 23 (UMKM), dan Insentif Proses Restitusi Dipercepat.

Ganjar Pranowo menambahkan selama menjadi Gubernur, sering menyampaikan masukan terkait masalah perpajakan, dan responnya luar biasa, Ganjar juga memberikan apresiasi terhadap layanan perpajakan yang sudah sangat mudah.

Baca Juga: Pengamat Pajak: Materai Baru Mampu Naikkan Penerimaan Negara Hingga Rp12 Triliun

“Sekarang bicara mengenai pajak lebih menyenangkan, karena bisa melalui media sosial. Terlebih saat bicara tentang e-Filing. Hal yang tidak sulit untuk dilakukan. Terima kasih karena asistensi dari kantor pajak sangat bagus," ujarnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X