REI Gelar Diklat, Banyak Developer Belum Paham tentang Pajak

- Selasa, 9 Maret 2021 | 00:00 WIB
(suaramerdeka.com/Langgeng Widodo)
(suaramerdeka.com/Langgeng Widodo)

SOLO, suaramerdeka.com - Wakil Ketua Bidang Advadvokasi, Hukum dan Perpajakan DPD Real Estate (REI) Jawa Tengah Sakidi mengatakan, banyak developer yang bisnis propertinya tidak berkembang karena terganjal kasus pajak.

Mantan pegawai Direktora Jendral Pajak (DJP) yang kini menggeliti bisnis properti itu mencontohkan, misalnya muncul penagihan pajak yang tinggi, serta munculnya bunga dan sanksi. Menurut dia, belum semua developer memahami, pengetahuan tentang pajak untuk menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis properti.

"Ini penting karena menyangkut kredibilitas," kata Sakidi, usai menjadi pembicara tunggal dalam Diklat Pajak 'Property Tax Planning' yang digelar REI Komisariat Soloraya, Senin (8/3). Sebanyak 50 peserta dari Soloraya, Pati, Tegal, Kudus dan Semarang mengikuti pelatihan yang digelar sehari itu.

"REI ingin memberikan manfaat lebih bagi anggotanya. Baik perlindungan maupun pengetahuan dari seluruh aspek, seperti aspek hukum, aspek pajak, marketing dan lainnya," kata sekretaris REI Soloraya, Chrysantus Wibawa, sekalugus ketua panitia diklat.

Lebih lanjut Sakidi mengatakan bila praktek bisnis properti direncanakan direncanakan dengan baik maka beban pajak bisa diminimalisir, diperkecil, tapi tetap dalam konteks sesuai aturan. Nah diklat ini untuk memastikan para developer mampu melaksanakan kewajiban dengan benar dalam hal pajak. Hingga bisa terhindar sanksi atau bunga pajak yang memberatkan.

"Ke depan pajak bukan untuk ditakuti tapi sebuah kewajiban yang dipenuhi dengan tidak memberatkan," ungkap Sakidi.

Terpisah, Ketua REI Komisariat Soloraya Maharani mengatakan, diklat pajak tersebut merupakan salah satu program kerja REI Soloraya. Sebagai organisasi yang cukup besar, Rani berharap, anggota REI harus taat pajak. Karena itu, perlu disampaikan pengetahuan tentang seluk beluk pajak yang berhubungan dengan properti. Hingga para developer siap melakukan negosiasi dan memajukan properti.

"REI Soloraya juga siap membuat tim khusus konsultan pajak bagi para anggota, yang bisa membantu anggota bila ada kesulitan dalam hal perpajakan," kata dia yang juga direktur utama PT Dua Putra Bengawan.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD REI Jawa Tengah Anthony AH Prasetyo mengapresiasi diklat pajak tersebut. Menurut dia, kegiatan itu menunjukkan bahwa REI menaungi developer yang tertib dan taat pajak, yang menjadi kondite baik di mata konsumen.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X