Mendag: e-Commerce Asing Jual Produk Tak Ikuti Aturan SNI

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 15:43 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Muhammad Lutfi mengungkapkan adanya kecurangan yang dilakukan salah satu perusahaan e-commerce yang menjual produk-produk luar negeri di Indonesia tanpa mengikuti aturan standar nasional Indonesia (SNI) sehingga membahayakan bagi kesehatan konsumen.

Hal inilah, yang memicu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ajakan untuk benci produk yang berasal dari asing.

Baca Juga: Pembatasan Sosial, Penjualan e-Commerce Indonesia Meningkat 15,4 Persen

"Terkadang, mereka mengadakan dengan cara-cara yang curang, produk-produk Indonesia dikerjakan lokal dihantam produk impor, terkadang tidak punya SNI dan berbahaya buat masyarakat serta lingkungan," kata Lutfi dikutip dari Vivanews, Sabtu, 6 Maret 2021.

Baca Juga: Produk Plasticware Impor Tanpa SNI Marak

Baca Juga: Produk Ber-SNI Punya Daing Saing Global

Para pedagang Indonesia pun lalu mengeluhkan produk-produk asing yang dijual di republik ini. Sebab, mereka yang berjualan di sini harus mempunyai standar nasional Indonesia (SNI). Tapi, produk asing begitu masuk seenaknya saja tanpa menghargai peraturan dan asas perdagangan di Indonesia.

"Kadang-kadang barangnya itu mempunyai permasalahan pada kesehatan berbahaya bagi kesehatan konsumen, mereka masuk membayar bea masuk dengan jumlah kecil. Mereka menggunakan diskon-diskon di luar perdagangan yang adil, memotong kompetitif. Ketika mereka sendirian, akan menaikkan harganya untuk keuntungan setinggi-tingginya. Itu yang salah," ujarnya.

Memang, kata dia, Indonesia menerapkan pasar terbuka seperti yang diutarakan Presiden Jokowi. Makanya, pasar Indonesia bukan proteksionisme mengingat tidak akan mendapat manfaat bagi perdagangan dan tidak bisa memerangi kemiskinan.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Asuransi Syariah atau Konvensional? Ini Perbedaannya!

Minggu, 26 September 2021 | 10:36 WIB
X