OJK Resmi Cabut Izin Usaha PT OVO Finance Indonesia, Wajib Selesaikan 3 Hak dan Kewajiban

- Rabu, 10 November 2021 | 09:24 WIB
OJK Cabut Izin Usaha OVO (Surat pencabutan izin usaha OVO/ojk.go.id)
OJK Cabut Izin Usaha OVO (Surat pencabutan izin usaha OVO/ojk.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021.

Keputusan pencabutan izin PT OVO Finance Indonesia tersebut berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK ditetapkan.

"Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan," ujar Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A selaku Plh. Deputi Komisioner Pengawas IKNB I Dewi Astuti, dalam keterangan resminya, Selasa 9 November 2021.

Usai pencabutan izin itu, PT OVO Finance juga diwajibkan menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Kebijakan Perdagangan Terbuka, Kunci Pemulihan Ekonomi Indonesia

Selain itu, sesuai dengan ketentuan Pasal 112 POJK Nomor 47/POJK.05/2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.

Kemudian, Perusahaan yang telah dicabut izin usahanya dilarang untuk menggunakan kata finance, pembiayaan, dan/atau kata yang mencirikan kegiatan pembiayaan atau kelembagaan syariah, dalam nama perusahaan.

OJK juga menyatakan ada tiga hak dan kewajiban yang harus diselesaikan PT OVO Finance sebagai berikut:

Baca Juga: Kota Magelang Masuk PPKM Level 1, Tracing Masih Harus Digencarkan

1. Penyelesaian hak dan kewajiban debitur, kreditur dan/atau pemberi dana yang berkepentingan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Tahun 2021 di Jateng Alami Inflasi 0,64 Persen

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:38 WIB
X