Dolar AS Tergelincir di Akhir Perdagangan Usai Investor Tunggu Data Inflasi

- Rabu, 10 November 2021 | 08:48 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah investor menunggu data inflasi, dolar AS tergelincir terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya di akhir perdagangan berombak pada Selasa (Rabu pagi WIB).

Penurunan diperlihatkan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, sebesar 0,11 persen menjadi 92,948

Aksi menunggu para investor akan menjadi indikator utama berikutnya apakah tekanan harga-harga meningkat semakin cepat.

Data menunjukkan, harga-harga produsen AS meningkat kuat pada Oktober, sehingga inflasi yang tinggi dapat bertahan untuk sementara waktu di tengah rantai pasokan yang ketat terkait dengan pandemi.

Baca Juga: Lima Jus Buah untuk Meredakan Sakit Kepala yang Tidak Tertahankan

Namun, para pedagang menahan pergerakan besar menjelang data indeks harga konsumen yang akan dirilis pada Rabu pagi waktu setempat.

“Mencari pergerakan besar apa pun menjelang IHK (Indeks Harga Konsumen) AS besok akan sia-sia. Kami kemungkinan akan melihat sedikit lebih banyak pergerakan di sisi valas setelah IHK,” kata Mazen Issa, ahli strategi senior valas di TD Securities.

Selain dolar, mata uang euro menguat 0,07 persen menjadi 1,1594 dolar AS, kemudian yen mencapai tertinggi satu bulan di 112,73 terhadap greenback dan terakhir diperdagangkan di 112,83 yen.

Setelah terpukul minggu lalu setelah keputusan mengejutkan bank sentral Inggris (BoE) untuk mempertahankan suku bunga, poundsterling sedikit berubah hari ini di 1,3561 dolar AS.

Baca Juga: Ini Empat Manfaat Kulit Buah Naga yang Wajib Diketahui

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X