Pembebasaan PPN Bantu Pengembang Optimalkan Penjualan Rumah

- Kamis, 4 Maret 2021 | 12:52 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SOLO, suaramerdeka.com - Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Solo Raya SS Maharani menyambut positif kebijakan penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah komersial di bawah Rp 2 miliar, yang diberlakukan mulai Maret ini hingga Agustus 2021.

Pihaknya berharap, kebijakan penghapusan PPN yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK/010/2021 tersebut mampu meningkatkan penjualan perumahan, baik rumah komersial maupun rumah subsidi, terutama rumah siap huni.

"Menyambut bola yang datang dari pemerintah, seperti DP KPR nol persen dan bebas PPN 100 persen, REI juga akan memberi discont, penurunan harga, atau berbentuk potongan bebas beberapa biaya," kata direktur utama PT Dua Putra Bengawan itu, Kamis (4/3).

Baca Juga: REI Soloraya Tanggapi Positif Kenaikan Pembiayaan Bantuan Perumahan Subsidi

Baca Juga: PHRI Jateng: Rumah Disewakan untuk Penginapan harus Dikenai Pajak

Hal senada dikatakan Direktur utama PT Adi Propertindo, Sunaryo. Pihaknya yakin, Dikatakan, terbitnya relaksasi PPN, kebijakan DP KPR nol persen, ditambah dengan regulasi lainnya akan jadi penyemangat pengembang dalam membangun dan menjual perumahan.

"Tahun 2020, saya membangun 2.000 unit rumah di beberapa daerah dan laku 900 unit, jadi masih ada 1.100 unit di 2021. Di 2021 pula, saya masih punya kapling siap bangun dan kalau seluruhnya dibangun bisa mencapai 2000 unit," kata dia ketika ditemui di kantornya.

Lebih lanjut Maharani mengatakan, REI berkomitmen membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dalam kondisi pandemi covid-19 ini. Namun agar bisnis properti bisa bergerak, para pengembang bisa membangun dan menjual rumah, para pengembang tentu saja butuh stimulan dari pemerintah.

Baca Juga: Program Pemulihan Ekonomi, Pengembang Merasa Dianaktirikan

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X