Jogja One Gate System Cegah Penularan Covid-19 di Tempat Wisata

- Selasa, 9 November 2021 | 15:11 WIB
Goa Pindul Jogja (Foto: Wirawan Dwi/ Surabayanetwork.id)
Goa Pindul Jogja (Foto: Wirawan Dwi/ Surabayanetwork.id)


YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Antisipasi penularan Covid-19 masih tetap diupayakan meskipun capaian vaksinasi di Kota Yogyakarta sudah tuntas.

Di sektor pariwisata, salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona dilakukan dengan menerapkan Jogja One Gate System.

Pemkot Yogyakarta telah menerapkan aturan yang mengharuskan semua angkutan wisata melewati Terminal Giwangan ini sejak akhir Oktober lalu.

Baca Juga: Awali Seri 3 Liga 1, PSIS Bakal Bertemu Persikabo, Ini Jadwalnya

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Yogyakarta Golkari Made Yulianto mengatakan, one gate system bus pariwisata tidak hanya berlaku pada akhir pekan melainkan setiap hari.

"Kami dibantu Dinas Kesehatan melakukan pengecekan setiap kendaraan wisata. Syaratnya minimal penumpang sudah divaksin," katanya, Selasa 9 November 2021.

Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan wisatawan yang belum divaksin, maka tidak diperbolehkan melanjutkan tujuan ke objek wisata atau hotel di Yogyakarta.

Baca Juga: Dipanggil Timnas Indonesia, Arhan dan Dewangga Absen Perkuat PSIS di Seri Ketiga Liga 1

Sopir akan diminta putar balik melewati jalur yang mengarah ke ringroad dibawah pengawasan dari tim Dishub.

Namun jika dinyatakan memenuhi syarat, angkutan bis pariwisata akan ditempeli stiker sehingga dapat menempati area parkir yang telah disediakan antara lain di kawasan Senopati, Abu Bakar Ali, dan Ngabean.

"Kami sudah membuatkan jalur khusus dari Terminal Giwangan menuju Tempat Khusus Parkir sehingga mereka tidak bisa kemana-mana," terang Golkari.

Baca Juga: Jungkook BTS Cover Lagu 'Falling' Harry Styles, Penjualan di AS Capai 379 Persen

Durasi parkir juga dibatasi maksimal hanya tiga jam. Jika kapasitas tempat parkir penuh, bis akan diminta menunggu di waiting zone terminal sampai ada yang lowong.

Pihaknya telah menyiapkan tim untuk mengatur penerapan one gate system khususnya menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, pemberlakuan sistem satu pintu ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, serta menghindari adanya kemacetan lalu lintas.

Baca Juga: Tiba di Indonesia, Pebalap dan Kru World Superbike Jalani Karantina 3 Hari di Jakarta

"Bagi yang menggunakan moda transportasi pribadi, saya juga minta agar ikut bertanggung jawab menegakkan prokes di tengah situasi saat ini. Pastikan diri dalam keadaan sehat dan sudah vaksin," katanya.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X