Optimalkan Potensi Ekonomi Digital Diperlukan Orkestrasi Berbagai Inisiatif dan Kebijakan

- Minggu, 7 November 2021 | 14:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (suaramerdeka.com / dok)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Berbagai studi menyatakan bahwa potensi ekonomi digital Indonesia masih terbuka lebar.

Hal ini didukung oleh sejumlah faktor, diantaranya yakni total penduduk yang terbesar ke-4 di dunia, dengan jumlah penduduk usia produktif mencapai 191 juta atau 70,7 persen.

Dari sisi digital user, jumlah pengguna ponsel Indonesia saat ini mencapai 345,3 juta atau 125,6 persen dari populasi dengan penetrasi internet sebesar 73,7 persen dan trafik internet yang mengalami peningkatan 15-20 persen.

Baca Juga: Jajak Pendapat Pilpres AS 2024, Donald Trump Menang Tipis dari Joe Biden

“Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital yang kita miliki, diperlukan orkestrasi berbagai inisiatif dan kebijakan melalui penyiapan framework terkait pengembangan ekonomi digital,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keynote speech pada acara webinar Obsession Media Group UMKM Summit 2021 dengan tema “PPKM Outlook 2022, Pasca - PPKM dan Peluang 2022”, Sabtu, 6 November 2021.

Menurut Airlangga, dengan berbagai potensi yang ada, diharapkan melalui upaya pengembangan ekonomi digital dapat diciptakan banyak terobosan dan inovasi yang mampu menjangkau dan melibatkan semua sektor dan pelaku/penggerak perekonomian nasional, termasuk UMKM.

Airlangga menambahkan, pemerintah juga telah menambah alokasi anggaran khusus bagi UMKM menjadi Rp96,21 Triliun dengan rincian program berupa Subsidi Bunga.

Baca Juga: Labuan Bajo Jadi Kota Teselenggaranya Konferensi Dunia Polisi Wanita, Sebelumnya Direncanakan di Yogyakarta

Penempatan Dana Pemerintah pada Bank Umum Mitra untuk mendukung perluasan kredit modal kerja dan restrukturisasi kredit UMKM, Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM.

Lalu Banpres Produktif Usaha Mikro, Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung, dan insentif PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X