Sistem Resi Gudang di Indonesia Punya Potensi Besar, KBI Terjun Langsung ke Kampus

- Jumat, 5 November 2021 | 15:53 WIB
Kuliah umum membahas sistem resi gudang yang sangat potensial dikembangkan di Indonesia. (Foto Istimewa)
Kuliah umum membahas sistem resi gudang yang sangat potensial dikembangkan di Indonesia. (Foto Istimewa)



SOLO, suaramerdeka.com - Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sistem resi gudang. Tantangannya, memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat instrumen resi gudangi.

Selain edukasi kepada para petani dan pemilik komoditas, perlu pula kepada mahasiswa yang kelak akan terjun ke masyarakat dan industri.

Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia(Persero), Agung Rihayanto mengungkapkan hal itu dalam Kuliah Umum tentang Sistem Resi Gudang di Universitas Sebelas Maret Surakarta, kemarin.

Baca Juga: Vanessa Angel Masih Keturunan Orang Kendal? Ini Faktanya

Kegiatan diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, merupakan upaya KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait manfaat instrumen resi gudang kepada masyarakat.

''Kami sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang akan terus mengajak semua pemangku kepentingan untuk turut serta melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Melalui KBI E-ducentre, kami tengah menyusun berbagai materi yang ke depan bisa dimanfaatkan oleh perguruan tinggi untuk dimasukkan dalam mata kuliah khususnya terkait Sistem Resi Gudang,'' papar Agung dalam kegiatan secara daring.

Ia menambahkan data KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang menyebutkan, sampai dengan kuartal III tahun 2021, jumlah resi gudang yang telah diregistrasi mencapai 481 RG, dari 10 komoditas dengan total volume 9,932 juta kg.

Baca Juga: Microsleep Mengintai Saat Berkendara di Jalan Raya, Waspadalah!

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X