SNI Bisa Jadi Kunci bagi UMKM, Lindungi Produk Sekaligus Konsumen

- Jumat, 5 November 2021 | 06:45 WIB
Kepala Badan Standardisasi Nasional, Kukuh S Achmad. (suaramerdeka.com / dok)
Kepala Badan Standardisasi Nasional, Kukuh S Achmad. (suaramerdeka.com / dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Kesadaran kalangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terus berupaya digenjot. Terlebih di masa pandemi Covid-19, standarisasi itu bisa jadi kunci kebangkitan.

"SNI diperlukan karena bisa meningkatkan daya saing UMKM. Karena standar ini menyangkut mutu dan kualitas produk," kata Kepala Badan Standardisasi Nasional, Kukuh S Achmad saat membuka Indonesia Quality Expo (IQE) Ke-9/2021 di Bandung, Kamis 4 November 2021.

Dengan SNI, pelaku UMKM tak hanya melindungi produknya saja tapi tak kalah penting adalah konsumen sebagai pengguna.

Standar secara otomatis akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mengapresasi produk yang beredar di pasaran termasuk dari kalangan UMKM.

Baca Juga: Aktif Ikuti Giat UKBI Adaptif Merdeka, 4 Sekolah di Jateng Juara

Dengan jumlah total pelaku UMKM yang mencapai 65 juta unit, Kukuh tak menampik bahwa upaya melakukan standarisasi tak mudah.

Hanya saja, dia berharap tahapan tersebut sudah harus dicanangkan sebagai target mereka guna mengangkat mutu produk.

Pihaknya pun terbuka untuk menjembatani keinginan tersebut, dan pameran seperti IQE pun berupaya menjawab keinginan tersebut.

Pasalnya, BSN menghadirkan UMKM yang sudah mendapatkan SNI sehingga bisa dijadikan role model bagi UMKM lain untuk mendapatkan standar tersebut.

Baca Juga: Tujuh Keutamaan Amalan Terbaik Hari Jumat, Salah Satunya Perbanyak Baca Sholawat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X