Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah Hampir 4 Tahun, Stok AS Naik Lebih Besar

- Kamis, 4 November 2021 | 10:00 WIB
Ilustrasi kilang minyak (Terry McGraw from Pixabay)
Ilustrasi kilang minyak (Terry McGraw from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah stok mentah AS naik lebih besar dari yang diperkirakan, harga minyak jatuh ke level terendah hampir empat minggu pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Untuk pengiriman Desember, minyak mentah berjangka Brent merosot 2,73 dolar AS atau 3,2 persen, menjadi menetap di 81,99 dolar AS per barel.

Dalam periode yang sama, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS anjlok 3,05 dolar AS atau 3,6 persen, menjadi ditutup di 80,86 dolar AS per barel.

Kondisi harga itu adalah persentase penurunan harian terbesar untuk kedua harga acuan sejak awal Agustus dan penutupan terendah untuk Brent sejak 7 Oktober dan WTI sejak 13 Oktober.

Baca Juga: Federal Reserve Lepaskan Stimulus, Dolar AS Melemah pada Akhir Perdagangan

Stok minyak mentah mingguan naik lebih dari 3,3 juta barel, lebih besar dari yang diperkirakan, tetapi stok bensin turun ke level terendah sejak November 2017.

Pasokan pasar minyak AS telah mengetat, dengan stok di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma pada level terendah dalam tiga tahun.

Seperti yang diperkirakan, Federal Reserve AS, akan mulai mengurangi pembelian aset bulan ini.

Para pedagang mengatakan hal itu dapat melemahkan beberapa pembelian spekulatif dalam aset-aset berisiko termasuk minyak.

Baca Juga: Konsumsi Nasional Meningkat, Perlu Relaksasi Hambatan Perdagangan Beras

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk Indonesia Go Global Lewat Ekspansi di Dubai

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:01 WIB
X