Inovasi Titip Bandaku Raih Penghargaan KIPP Jateng 2020

Andika
- Jumat, 5 Februari 2021 | 06:07 WIB
PENGHARGAAN: Bupati Sri Mulyani menerima penghargaan dari Gubernur Jateng di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2020. (suaramerdeka.com / dok)
PENGHARGAAN: Bupati Sri Mulyani menerima penghargaan dari Gubernur Jateng di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2020. (suaramerdeka.com / dok)

KLATEN, suaramerdeka.com – Inovasi pelayanan publik ‘’Titip Bandaku’’ dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten keluar sebagai jawara di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 dan akan mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional masuk Top 10 KIPP Jawa Tengah 2020.

‘’Titip Bandaku’’ atau Titip Berkas Arsip Digitalku adalah inovasi yang bergulir sejak 2019. Program difokuskan pada mengalihmediakan dokumen berharga milik warga yang tinggal di daerah rawan bahaya bencana terutama di kawasan rawan bencana (KRB) III erupsi Gunung Merapi..

Piagam penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten Syahruna di Gedung A Lantai 2 Setda Provinsi Jawa Tengah Semarang, Kamis (4/2). ‘’Selamat dan sukses arsiparis Klaten dalam bekerja dan berkarya. Semoga inovasi Titip Bandaku bermanfaat bagi masyarakat Klaten. Saya minta inovasi ini terus dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat,’’ kata Bupati Sri Mulyani, Kamis (4/2).

Bupati mengaku bangga dengan inovasi yang dikembangkan Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten. Dia berharap ke depan, lebih banyak dokumen berharga milik masyarakat yang bisa diselamatkan tidak saja di desa-desa rawan bencana, namun di desa-desa yang lain.

Menurut Syahruna, inovasi Titip Bandaku terinspirasi dari keadaan Klaten sebagai salah satu kabupaten rawan bencana, khususnya warga Merapi. Saat terjadi letusan 2010, banyak rumah warga Balerante, Kecamatan Kemalang yang ludes diterjang awan panas. ‘’Inovasi Titip Bandaku mendapat sambutan baik dari masyarakat lereng Merapi. Desa Balerante dan Sidorejo, Kecamatan Kemalang sudah kami sambangi. Ribuan arsip warga Merapi sudah kami alih digital,’’ kata Syahruna.

Sesuai pesan Bupati Klaten, inovasi Titip Bandaku akan lebih disempurnakan dan diaplikasikan di desa-desa lain di Klaten. Dengan demikian, lebih banyak dokumen berharga milik masyarakat yang bisa diselamatkan bila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, seperti bencana.

Syahruna berterima kasih kepada Bupati Klaten, Sekda Klaten, para asisten dan organisasi perangkat daerah lain yang mendukung inovasi Titip Bandaku. ‘’Kami akan berusaha lebih baik lagi. Mohon doa dan dukungannya, inovasi ini maju tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah,’’ ujar Syahruna.

Editor: Andika

Terkini

X