Pengamat Pajak: Materai Baru Mampu Naikkan Penerimaan Negara Hingga Rp12 Triliun

Red
- Jumat, 29 Januari 2021 | 15:34 WIB
Istimewa
Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah memperkenalkan meterai baru Rp 10 ribu sebagai pengganti meterai lama desain tahun 2014. Pengamat Pajak Institute of Development for Economics and Finance Nailul Huda memperkirakan kenaikan bea meterai mampu mengerek penerimaan negara.

"Namun memang relatif kecil," ujarnya, Jumat (29/1).

Sebelum naik, penerimaan negara dari bea materai hanya Rp 4-5 triliun. Dengan kenaikan biaya meterai sudah pasti akan menaikkan hingga Rp 10-12 triliun.

Baca Juga: Fraksi Partai Nasdem DPR RI Berikan Perhatian Revisi UU Bea Meterai

Kepastian kenaikan penerimaan dari bea meterai disebabkan meterai merupakan barang yang relatif tidak ada subtitusinya. Dengan begitu, kenaikan harga bea meterai tidak akan mengurangi konsumsi meterai.

Kendati demikian, Nailul menilai kenaikan penerimaan tersbeut tidak terlalu signifikan mengingat porsinya yang relatif kecil. "Apalagi dibandingkan dengan penerimaan pajak yang mencapai Rp 1.000 triliun," kata dia.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (28/12). mengungkapkan, ciri khusus meterai baru ini adalah warna meterai didominasi merah muda, serat berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas, dan garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila. Selain itu, terdapat pula gambar bintang, logo Kementerian Keuangan, serta tulisan “DJP", dan sebagainya.

Hestu menyebutkan bahwa desain meterai tempel baru mengusung tema ornamen nusantara. Tema ini dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme.

Meski materai Rp 10 ribu sudah tersedia, namun masyarakat masih dapat menggunakannya materai Rp 6.000 dan Rp 3.000 hingga  31 Desember 2021 dengan nilai paling sedikit Rp 9 ribu pada dokumen.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X