Dukung Ekspor UKM , BI dan Pemprov Jateng Fasilitasi Ekspor Furnitur ke Belgia

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 19:35 WIB
Gubernu Jateng Ganjar Pranowo melepas ekspor ratusan furnitur ke Belgia. (suaramerdeka.com/Cun Cahya)
Gubernu Jateng Ganjar Pranowo melepas ekspor ratusan furnitur ke Belgia. (suaramerdeka.com/Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia Jawa Tengah memfasilitasi pengiriman ekspor produk furnitur dari UKM di Jawa Tengah ke Belgia.

Pelepasan ekspor tahap pertama ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Terminal Peti Kemas Semarang, Jumat, 30 Oktober 2021.

Ada ratusan unit furniture dari enam usaha kecil menengah (UKM) dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga: Komitmen Perdahukki, Tekan Risiko Dokter Berhadapan Masalah Hukum

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Ema Rachmawati mengatakan, sejumlah UKM yang produknya dikirim pada tahap awal ini meliputi Root Art Magelang, CV Slam Klaten, CV CM3G Semarang, KIBTI Furniture Jepara, Sun Elok Jepara, serta Naruna Keramik Salatiga.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan betapa sulitnya UKM di Jawa Tengah untuk bisa ekspor apalagi di masa pandemi Covid-19.

Mulai dari kesulitan perizinan , modal, hingga ketentuan produk di negara ekspor.

Baca Juga: Terlibat Skandal, Kim Seon Ho Terbebas dari Tuntutan Penalti Iklannya

"Sulit rumit tapi berhasil dan ekspor ini akan direplikasi dan seterusnya akan gampang. Harapannya para UKM di Jawa Tengah bisa go internasional dan bisa laku lagi sehingga momentum akan dilakukan," katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Pribadi Santoso menambahkan, UMKM berkontribusi terhadap perekonomian nasional baik pertumbuhan maupun penyerapan tenaga kerja.

Namun, kontribusi ekspor produk UMKM masih rendah dan kurang dari 15 persen.

Baca Juga: Dirayakan Setiap 31 Oktober, Simak Sejarah Halloween

Rendahnya kontribusi ekspor dikarenakan menembus pasar ekspor tidak mudah, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi salah satu biaya pengiriman mahal.

Untuk itu pihaknya mencoba memfasilitasi ekspor produk asal Jateng agar nilai ekspor produk UMKM bisa meningkat dan membantu pengusaha bangkit dari keterpurukan pandemi.

Lebih lanjut Pribadi mengatakan, produk UMKM Jateng sangat diminati di Eropa, Uni Eropa, Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok.

Adapun produk-produk yang paling diminati utamanya furnitur dari kayu dan keramik.

Halaman:
1
2

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X