Dolar AS Rebound Usai Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Naik

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 08:48 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS naik di tengah berita, dolar AS rebound dari kerugian hari sebelumnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Indeks dolar berhasil rebound menyusul inflasi pilihan Federal Reserve menunjukkan harga-harga terus naik lebih cepat dari target 2,0 persen.

Memiliki bobot paling berat dalam indeks dolar, euro jatuh 1,05 persen terhadap greenback - terbesar setidaknya sejak Juni.

Penurunan mata uang euro membantu mendorong indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik 0,8 persen menjadi 94,102 pada sore hari di New York (18.20 GMT).

Baca Juga: Migrasi TV Digital Bentuk Pengefisienan Frekuensi, Menkominfo Minta Semua Pihak Mendukung

Penurunan euro lebih dari membalikkan keuntungan besar sehari sebelumnya dan terjadi karena para pedagang mencoba memilah-milah laporan inflasi dan komentar bank-bank sentral untuk memperkirakan arah suku bunga untuk mata uang yang berbeda.

Kemudian, euro juga turun terhadap pound Inggris sebesar 0,4 persen dan franc Swiss sebesar 0,7 persen.

Volatilitas di pasar valuta asing dan suku bunga telah meningkat sepanjang minggu ini di sekitar tindakan bank-bank sentral dan data ekonomi.

Minggu depan dapat membawa lebih banyak hal yang sama di sekitar pertemuan kebijakan Federal Reserve AS, bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral Australia (RBA).

Baca Juga: Penanganan Covid-19 Baik, US CDC Masukkan Indonesia ke Wilayah Zona Hijau

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KB Bukopin Bayarkan Klaim Asuransi Jiwa KPR

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:20 WIB
X