Ketika Kearifan Lokal, Sang Milenial dan Digital Berpadu Padan dalam Sebungkus Cilok Goreng

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 16:50 WIB
Cilok Goreng Sosoy (suaramerdeka.com/dok)
Cilok Goreng Sosoy (suaramerdeka.com/dok)

MUNGKIN, ini pacaran produktif dari kalangan milenial. Dari kisah kasih itu, lahir produk cilok goreng (Cigor) yang kemudian dikenal. Dalam perkembangannya, yang ditandai menikahnya sang pasangan, kearifan lokal kuliner ini menjadi sumber pendapatan yang andal.

Sempat tersengal-sengal karena pandemi Covid-19, usaha itu lantas sanggup bertahan, di antaranya karena mental dan melek digital. Selebihnya, mereka bermimpi produknya bisa fenomenal.

Dengan label Cigor Sosoy, kudapan berbahan utama tepung kanji itu kini sudah wara-wiri ke banyak tempat di Indonesia. Tak lagi jago kandang di tempat awalnya, Indihiang Tasikmalaya tapi siap meluncur mengikuti alamat pemesan yang mengaksesnya melalui marketplace dan fitur food ojek online.

Baca Juga: Edukasi Kesejahteraan Hewan di Jawa Tengah Go Internasional

Bagi mereka, penjualan daring itu cukup membantu eksistensinya di tengah cobaan wabah yang tak ringan. Karena itu, mereka berupaya mengoptimalkannya termasuk dengan giat melakukan promosi di akun sosmednya.

"Kebantu banget sama penjualan online. Kita masih bertahan karena ada penjualan online. Karena offline benar-benar terdampak banget. Kita kebetulan tidak ada PHK bagi karyawan," kata sang pemilik Gea Soraya (30) yang panggilan intimnya menjadi label produknya saat dihubungi Kamis (28/10) sore.

Sebelumnya, penjualan secara luring sebenarnya tak kalah menggembirakan karena memegang porsi 60 persen dari total dengan konsentrasi sebagian besar di "Kota Resik". Gegara Covid-19, penyesuaian mesti dilakukan. Proses produksi yang biasanya sebanyak 6 kali dalam sepekan, cukup dilakukan 4 kali. Mereka sendiri memperkerjakan 18 orang dengan kapasitas produksi antara 4.000 - 5.000 butir cilok perhari.

Baca Juga: Warga Tak Lagi Kesulitan, Pompa PLTS Atasi Kekurangan Air Bersih

Untuk offline, mereka sudah membuka 3 cabang dan 10 reseller termasuk Cilegon, Banten dan Kota Bandung. Banyaknya perwakilan di Tasikmalaya, tak terlepas dari keinginan Gea dan suaminya, Zain Nurrochman (31) menjadikan Cigor Sosoy sebagai buah tangan bagi pengunjung di titik lintasan selatan Jabar itu.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X