Harga Minyak Menurun, Namun Bangkit dalam Posisi Terendah Selama 2 Minggu

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 10:12 WIB
Ilustrasi kilang minyak (Terry McGraw from Pixabay)
Ilustrasi kilang minyak (Terry McGraw from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Kekhawatiran tentang pertumbuhan pasokan AS membuat harga minyak turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), tetapi bangkit dari posisi terendah dua minggu.

Untuk pengiriman Desember, harga minyak mentah Brent menetap 26 sen atau 0,3 persen lebih rendah menjadi 84,32 dolar AS per barel.

Selama sesi, minyak Brent sempat mencapai level terendah dua minggu di 82,32 dolar AS per barel setelah jatuh 2,1 persen pada Rabu 27 Oktober 2021

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS dalam periode yang sama naik 15 sen atau 0,2 persen, menjadi ditutup di 82,81 dolar AS per barel.

Baca Juga: Resmikan ISEF Ke-8 Tahun 2021, Wapres Beberkan Pertumbuhan Sektor Keuangan Syariah Terus Meningkat

Selama sesi, kontrak menyentuh level terendah dua minggu di 80,58 dolar AS, setelah sebelumnya WTI anjlok 2,4 persen setelah data mingguan menunjukkan stok minyak mentah AS naik lebih besar dari perkiraan.

Sebelumnya, spekulasi bahwa pasokan Iran bisa berjalan kembali menyusul pembicaraan nuklir dengan kekuatan global.

Perunding nuklir utama Iran Ali Bagheri Kani mengatakan pembicaraan negara itu dengan enam kekuatan dunia untuk mencoba menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 akan dilanjutkan pada akhir November.

Sebuah kesepakatan dapat membuka jalan untuk mencabut sanksi keras yang dijatuhkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump terhadap ekspor minyak Iran pada akhir 2018.

Baca Juga: Permintaan Safe-Haven Terangkat, Harga Emas Alami Kenaikan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT RFB Catatkan Predikat Terbaik

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB

Hilirisasi Baja Meningkat, Industri Logam Tumbuh Pesat

Kamis, 22 Desember 2022 | 12:12 WIB
X