2020, BEI Catatkan 10 Rekor Baru Pengembangan Pasar Modal

- Rabu, 16 Desember 2020 | 13:55 WIB
(suaramerdeka.com/dok)
(suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2020 ini mencatatkan rekor baru positif dari sisi pengembangan Pasar Modal khususnya pada aspek investor ritel dalam negeri.

"Di tahun 2020 ini,telah tercipta 10 rekor baru yang merupakan pencapaian tertinggi disepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia,” kata Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi, kemarin.

Rekor pertama yitu rekor penambahan investor atau SID baru Pasar Modal Indonesia(Saham,Obligasi,Reksa Dana,dan investor instrumen investasi pasarmodal lainnya) di 2020 yang naik tertinggi sepanjang sejarah pasar modal dengan pertumbuhan 48,82 persen atau 1.212.930 SID menjadi 3.697.284 SID per 10 Desember 2020.

Rekor kedua adalah momentum dominasi kepemilikan investor domestik, dengan jumlah kepemilikan investor domestik tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia. Dari Rp3.491 triliun jumlah kepemilikan saham yang tercatat di BEI, 50,44 persen merupakan milik investor ritel domestik, sedangkan 49,56 persen dimiliki investor asing.

Rekor ketiga adalah momentum dominasi investor ritel domestik atas rata-rata nilai transaksi harian bursa. Data rata-rata nilai transaksi harian secara tahunan (year to date) Januari hingga November 2020 yang berjumlah Rp8,42 triliun, sebanyak 45,9 persen diantaranya dikontribusikan oleh aktivitas transaksi yang dilakukan oleh investor ritel dan tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia.

Rekor keempat adalah momentum dominasi investor ritel domestik atas frekuensi transaksi di BEI. Secara tahunan frekuensi rata-rata transaksi di 2020 meningkat 31,98 persen menjadi 619.000 kali transaksi dari 469.000 kali transaksi di 2019, capaian tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia.

Rekor kelima adalah aktivitas investor ritel domestik dari sisi harian dan bulanan, yang tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal. Rata-rata investor aktif per hari di 2020 meningkat 56 persen menjadi 85.079 dari 54.530 ditahun2019,sedangkan dari rata-rata investor aktif perbulan disepanjang 2020 meningkat 45 persen menjadi 270.975 SID dari 186.102 pada tahun2019.

Rekor keenam yakni Pasar Modal Indonesia yang semakin inklusif sepanjang sejarah dengan persebaran jumlah investor di Pulau Jawa 71 persen jika dibandingkan dengan Sumatera 16 persen , Kalimantan 5 persen, Sulawesi 4 persen, dan Indonesia Timur 4 persen semakin merata.

Rekor ketujuh adalah dari sisi demografi yang lebih baik. Investor berusia 18 hingga 25 tahun dan25 hingga 30 tahun telah mengalami penambahan kumulatif tertinggi pada periode 2017 hingga 2020. Di 2020 jumlah investor baru dengan usia 18 hingga 25 tahun naik 211.030 atau 43,23 persen dari total investor baru 2020 dan usia 26 hingga 30 tahun naik 96.396 atau 19,74 persen dari total investor baru 2020.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X