Dolar Menurun di Akhir Perdagangan Seiring Pernyataan Mengejutkan Bank Sentral Kanada

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Pernyataan mengejutkan dari bank sentral Kanada (BoC) membuat dolar menurun, meski mata uang utama lain kembali stabil pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB)

Pergerakan tersebut membuat penurunan terhadap indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya sebesar 0,1 persen menjadi 93,8240, setelah dolar melemah terhadap dolar Kanada, euro, dan yen Jepang.

Awalnya, Greenback kehilangan 0,7 persen terhadap dolar Kanada setelah BoC mengisyaratkan bahwa mereka dapat menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Namun langkah itu mereda dan membuat dolar AS melemah 0,4 persen terhadap loonie (dolar Kanada).

Pernyataan BoC juga memberikan ledakan volatilitas di pasar yang relatif tenang.

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok Lebih dari 2 Persen Usai Kenaikan Tajam Stok Minyak AS

Di sisi lain, dolar Kanada telah melemah ke level terendah dalam hampir dua minggu terhadap mitra AS, sebelum pengumuman, yang dipandang oleh beberapa orang sebagai hawkis.,

“Anda akan melihat lebih banyak volatilitas dan ayunan valas di sini,” kata Ed Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

Komentar BoC dapat menjadi pemicu pertama untuk penilaian baru tentang bagaimana suku bunga akan berubah dan berdampak pada mata uang, ketika para gubernur bank sentral mencoba untuk mendukung pemulihan pandemi tanpa melepaskan inflasi yang berkelanjutan.

Bagi mata uang lainnya, euro diperdagangkan dalam 0,2 persen dari penutupan setelah terakhir menguat sekitar 0,1 persen menjadi 1,1607 dolar AS.

Baca Juga: KTT Ke-24 ASEAN, Presiden Joko Widodo Sampaikan 3 Hal untuk Fokus APT

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X