Dolar AS Sedikit Menguat Setelah Bergerak pada Kisaran Sempit

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:12 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah bergerak di kisaran sempit, dolar AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).

Selain itu, penguatan dolar dikarenakan pasar menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin memicu volatilitas.

Di sisi lain, indeks dolar naik moderat 0,1 persen pada 93,9280 pada pukul 15.30 waktu setempat (19.03 GMT) usai sebuah laporan menunjukkan bahwa konsumen AS lebih percaya tentang ekonomi daripada yang diperkirakan,

Sebagian besar greenback melayang di sekitar titik di tengah antara tertinggi satu tahun yang dicapai awal bulan ini dan terendah satu bulan yang disentuh awal pekan ini.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis ke Level Tertinggi, Pasokan Global Berkurang

Analis mengatakan, dolar mungkin terus stabil menunggu pertemuan bank sentral dan data ekonomi yang dapat mengubah pandangan tentang suku bunga, inflasi dan tingkat pertumbuhan.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Jerman 10-tahun juga tetap dalam kisaran sempit sebelum imbal hasil pada obligasi AS 10-tahun merosot ke 1,6185 persen pada sore hari di New York.

"Pasar hanya berhenti sekarang," kata Joseph Trevisani, analis senior di FXStreet.com.

Untuk mata uang lain, euro melemah 0,1 persen pada 1,1597 dolar AS di mana pelemahan disebabkan ekspektasi bahwa ECB akan mengambil sikap dovish ketika mereka bertemu.

Baca Juga: Khasiat Akar Bambu Kuning bagi Kesehatan, Mampu Menyembuhkan Enam Penyakit

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X